Tak Terpengaruh Isu yang Berkembang, Bupati DS Terus Bekerja untuk Warga Kab. Bandung

Editor Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna (membelakangi kamera) saat melakukan Ground Breaking RSUD Bedas Arjasari di Puskesmas Nambo /visi.news/gustav viktorizal
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BANJARAN – Seperti juga Presiden Jokowi, isu hangat yang menyerang tak mempengaruhi Bupati H.M. Dadang Supriatna untuk bekerja mewujudkan keinginan masyarakat Kabupaten Bandung.

Pada Selasa (11/7/2023), ditengah bergulirnya isu hangat soal Revitalisasi Pasar Banjaran, bersama sejumlah OPD melaksanakan ground breaking, pembangunan RSUD Bedas Arjasari yang bertempat di Puskesmas Nambo Banjaran Selasa (11/07/2023). Bupati sendiri yakin nanti masyarakat yang akan melihat sendiri bahwa ia sepenuhnya bekerja untuk kepentingan masyarakat. “Jadi, saya pastikan tidak benar tuduhan saya menerima gratifikasi itu. Saya pun tidak terpengaruh, mendingan bekerja dan bekerja untuk masyarakat, nanti mereka sendiri yang akan menilai, ” tegasnya.

Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna saat melakukan Ground Breaking RSUD Bedas Arjasari di Puskesmas Nambo /visi.news/gustav viktorizal

Hadir pada kesempatan tersebut, Sekda Cakra Amiyana, Wakil Ketua II DPRD Yayat Hidayat, Kasi Intel Kejaksaan Negri Kab. Bandung Mumuh Ardiyansyah, Forkopimcam Arjasari, Para Kepala Desa Se- Arjasari dan Banjaran, serta unsur tokoh masyarakat dan pemuda.

Target 5 Rumah Sakit Baru

Pemkab Bandung saat ini tengah menargetkan 5 buah Rumah Sakit baru, sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) diantaranya sudah ada 2 buah rumah sakit yang telah selesai di tahun 2022 yakni RSUD Bedas Cimaung dan RSUD Bedas Kertasari.

“Alhamdulillah kita sudah punya dua rumah sakit baru di kertasari dan cimaung, dan hari ini pembangunan RSUD bedas arjasari, mudah mudahan bulan depan, akan dibangun lagi dua rumah sakit di ciwidey dan bojongsoang,” ujar bupati dalam sambutannya.

Menurutnya, pembangunan RSUD Bedas Arjasari telah sesuai dengan progres kerjasama dan MOU antara Pemkab Bandung dengan PT. Java Adi Cipta bahwa tahun ini harus selesai.

Baca Juga :  Hen Hen Menyatakan Bela Sungkawa atas Kepergian Kang Darus

“Dan hal mengacu kepada RPJMD 2021 dan 2023 antara eksekutif dan legislatif, saya juga dengan DPRD kab.bandung sudah sepakat dalam pelaksanaanya yang sudah ditentukan bahwa tawaran dari 31 hingga menjadi 27 Miliar ini adalah kesepakatan bersama, ” katanya.

Bupati Bandung mengatakan bahwa, hadirnya 3 pelayanan rumah sakit yang baru di Kabupaten Bandung harus dikawal dan bisa berkolaborasi antara semua pihak.

“Saat ini kita dengan jumlah penduduk tiga juta lebih, yang seharusnya mempunyai 3.720 rawat inap, sedangkan rawat inap yang dimiliki pemkab dan pemprov baru 2.000. Artinya, masih kekurangan sekitar 1720 lagi. Tentu ini alasan kami mengapa fokus membangun rumah sakit dan Jangan sampai ada masyarakat yang mengeluhkan kesehatan, ” bebernya.

Dirinya mensyukuri bahwa adanya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Bandung, yang sebelumnya hanya mencapai 70,80 point.

“Pada saat saya memimpin kurang lebih satu setengah tahun dan dalam kondisi covid 19 tercatat di desember 2022, IPM nya meningkat menjadi 73,38point, naik dua digit selama masa Covid-19,
saya sangat bangga kepada semua warga masyarakat Kabupaten Bandung dan para ASN para kepala desa, serta camat, yang membantu kenaikan yang signifikan,” ujarnya.

Namun, kata Kang DS sapaan akrab Bupati Bandung itu, di sektor pendidikan sendiri Kabupaten Bandung tidak mengalami peningkatan karena Sekolah Menengah Anak/Kejuruan (SMA/K) masih menjadi tanggung jawab dari Pemprov Jabar.

“Itu yang menjadi catatan kalau dikelola dengan jelas oleh pemkab, saya kira akan mengalami perubahan peningkatan di bidang pendidikan juga, ” jelasnya.

Peeputaran Ekonomi Baru

Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Zeis Zultaqwa menambahkan dengan adanya unit pelayanan kesehatan yang baru, Pemkab. Bandung dapat mempunyai perputaran ekonomi baru di Arjasari, Bojongsoang dan Ciwidey.

Baca Juga :  Huawei memamerkan rangkaian lengkap solusi "digital power" di ajang 2021 PV EXPO Tokyo untuk pertama kalinya

“Sesuai yang diarahkan Pa Bupati, dalam hal ini kami akan membangun kembali puskesmas di sekitar wilayah sini untuk menggantikan puskesmas nambo, jadi RS ada dan Puskesmas di Arjasari juga tetap ada,” katanya.

“Mudah-mudahan semuanya dapat berjalan dengan lancar, sesuai visi dan misi Kabupaten Bandung Bedas,” pungkasnya. @gvr

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Rampak Angklung Pelajar Turut Sambut Presiden Jokowi di Tol Cisumdawu

Rab Jul 12 , 2023
Silahkan bagikan Mereka tampak kompak membawakan lagu daerah Jawa Barat “Manuk Dadali” hingga lagu populer grup musik Queen berjudul “Bohemian Rhapsody”. VISI.NEWS | SUMEDANG – Alunan musik angklung turut menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo di tempat peresmian Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, pada Selasa (11/7/2023). […]