Tanggapan Eko Patrio Soal Namanya Masuk Jadi Kandidat Gubernur DKI

Editor :
Eko Patrio./merdeka.com/instagram ekopatriosuper/ist.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Ketua DPW PAN DKI Jakarta, Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio menanggapi hasil Lembaga Survei Median yang menunjukkan namanya masuk menjadi salah satu tokoh yang dijagokan sebagai Gubernur DKI Jakarta. Survei itu sendiri dilaksanakan mulai 31 Januari sampai 3 Februari 2021 dengan sampel Ibu Kota.

“Survei tentu penting untuk mengetahui suara dan aspirasi masyarakat. Saya juga berterima kasih kepada warga Jakarta yang percaya,” katanya dalam keterangannya, Minggu (21/2/2021), seperti dilansir Merdeka.com.

Anggota Komisi VI DPR RI itu menyampaikan, sejauh ini dirinya fokus menjadi wakil rakyat di DPR RI. Meski begitu dia kembali mengucapkan terima kasih atas kepercayaan warga Jakarta terhadapnya.

“Fokus saya saat ini menunaikan amanat sebagai wakil rakyatnya warga Jakarta, untuk kerja-kerja kepentingan masyarakat DKI Jakarta, apalagi saya juga mendapat amanat dari Ketum PAN untuk memimpin PAN DKI Jakarta agar partai PAN bekerja untuk kemaslahatan warga Jakarta,” jelasnya.

Lebih lanjut, Eko menyerahkan keputusan sosok layak Gubernur DKI kepada Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. Terlebih, menurutnya masih banyak tokoh internal partai yang layak menjadi kandidat pemimpin Ibu Kota.

“Saya yakin dan percaya di PAN masih banyak stok tokoh yang hebat,” tutupnya.

Sebelumnya, Lembaga survei Median merilis hasil survei tentang persaingan ketat kursi Gubernur DKI Jakarta. Dalam hasil surveinya, elektabilitas Anies hadapi Pemilihan Gubernur Jakarta sebesar 42,5 persen dari total 400 responden.

“Jika pemilihan gubernur dilakukan saat ini siapakah yang akan anda pilih? 42,5 persen responden menjawab Anies Baswedan, 23,5 persen Tri Rismaharini,” ujar Direktur Riset Median, Senin (15/2).

Selain Anies dan Risma, kepada responden, Median juga menyodorkan 14 nama tokoh lainnya yaitu Sandiaga Uno, Agus Harimurti Yudhoyono, Basuki Tjahaja Purnama, Abraham lunggana, Triwisaksana, Ady Wijaya, Prasetyo Edi Marsudi, Baim Wong, Rahmat Effendi, Mohammad Taufik, Khoirudin, Eko Patrio, Ahmad Riza Patria.

Median kemudian mengerucutkan 4 nama tokoh dengan elektabilitas tertinggi yaitu Anies Baswedan 42,5 persen, Tri Rismaharini 23,5 persen, Sandiaga Uno 5,5 persen, dan Agus Harimurti Yudhoyono 3,5 persen.

Ade menuturkan, elektabilitas Risma naik cukup tajam jika dibandingkan dengan hasil survei Median pada Juli 2020 sebesar 4,2 persen. Dan Februari 2021 sebesar 23,5 persen.

Berdasarkan jawaban responden, elektabilitas Anies ditopang dari kinerja bagus sebesar 18,6 persen, religius / pro islam 11,9 persen, membawa perubahan 5,2 persen. Variabel lainnya adalah melanjutkan program, peduli dan dermawan, cerdas, ramah, banjir berkurang, bantuan merata, berpengalaman, programnya bagus, tata kota menarik, mampu memimpin, banyak penghargaan, visi dan misi bagus, adil dan disiplin, membangun infrastruktur, pekerja keras.

Lebih lanjut Ade mengatakan, elektabilitas Anies hanya selisih 9 persen dari Risma, yang mendapat persentase 36,0 persen.

Metodologi survei dilakukan sejak 31 Januari – 3 Februari, dengan populasi survei warga DKI Jakarta yang memiliki hak pilih. Target sampel 400 responden dengan margin of error +/- 4,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
@fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pegang Surat Bebas Covid-19, Ribuan Orang Tiba di RI Positif

Sel Feb 23 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Sebanyak 1.214 warga asing dan Indonesia yang tiba dari luar negeri terkonfirmasi positif Covid-19 meski telah memegang surat keterangan bebas virus corona. Ketua Satgas Covid-19 Letnan Jenderal TNI Doni Monardo mengatakan bahwa per 28 Desember 2020 hingga 18 Februari 2021 sebanyak 1.092 WNI dan 122 WNA terkonfirmasi […]