Tarawih di Masjidilharam dan Nabawi dengan Protokol Ketat

Editor Suasana jemaah salat tarawih pada malam pertama Ramadan 2021 di Masjidilharam. Adanya pandemi maka salat dilakukan dengan protokol ketat./spa/via republika.co.id/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Umat Islam di Arab Saudi melakukan salat tarawih pertama di Dua Masjid Suci, yaitu Masjidilharam dan Masjid Nabawi, Senin (12/4/2021). Pelaksanaan salat dilakukan di tengah langkah-langkah ketat pencegahan Covid-19.

Raja Salman mengeluarkan keputusan menyetujui salat tarawih di masjid-masjid di seluruh Kerajaan selama bulan Ramadan, Ahad (11/4) lalu. Tetapi, ia menekankan durasi pelaksanaannya dikurangi dan digabungkan dengan salat Isya.

Melansir Ihram.co.id dari Arab News, Rabu (13/4), hanya jemaah yang sudah divaksinasi yang akan diizinkan memasuki Masjidilharam di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah. Mereka yang tidak memiliki izin akan menghadapi denda besar dalam upaya mencegah penyebaran virus Covid-19.

Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci mengatakan telah meningkatkan operasi desinfeksi dan sterilisasi. Mereka juga akan mendistribusikan botol air zamzam sekali pakai ke aula, area umum, alun-alun, dan pengunjung secara umum.

Pihak berwenang juga mengatakan telah merekrut lebih dari 100 personel untuk menyambut jemaah di pintu masuk. Nantinya, mereka akan mengarahkan jemaah ke tempat yang ditentukan dan memasang titik jaga jarak.

Kamera termal telah dipasang untuk mendeteksi suhu tubuh di antara mereka yang memasuki masjid. Di sisi lain, Kementerian Agama Islam menyatakan telah menyelesaikan semua persiapan terkait bulan suci umat Islam ini.

Program tersebut meliputi sejumlah proyek, yakni pendistribusian kurma melalui Islamic Center dan atase keagamaan di sejumlah negara dan inisiatif buka puasa Raja Salman di 16 negara. Tak hanya itu, akan diadakan kampanye pembatasan penyebaran virus Covid-19 di masjid, serta rangkaian kegiatan kuliah virtual sepanjang bulan suci Ramadan. @fen

Baca Juga :  Polri PTDH Eks Kapolres Bandara Soetta

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

KA Cepat Bandung – Jakarta Sudah 70%, Ridwan Kamil Usul Flyover Hindari Kemacetan

Rab Apr 14 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NES – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyebutkan progres pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) sudah 70 persen. Menutut dia, kereta cepat pertama di Indonesia dengan panjang rel 142 kilometer ini harus sudah beroperasi pada 2022. “Progres sudah 70 persen. Arahan Presiden, di semester dua tahun 2022 kereta […]