VISI.NEWS | KAB. BANDUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melaksanakan Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten Bandung Tahun 2025 sebagai langkah strategis untuk memperkuat komitmen dan sinergi lintas sektor dalam percepatan penurunan angka stunting.
Kegiatan rembuk stunting yang dilaksanakan di Hotel Grand Sunshine Soreang pada Selasa (23/12/2025) ini dihadiri Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb, Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Hj. Emma Dety Permanawati dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bandung dan pihak lainnya. Di antaranya dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung.
Rembuk stunting menjadi forum penting untuk menyelaraskan data, program, dan intervensi agar penanganan stunting dilakukan secara terpadu, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
“Dalam upaya percepatan penanganan stunting, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung memiliki peran penting dalam mendukung ketepatan data sasaran,” kata Kepala Disdukcapil Kabupaten Bandung, Tata Irawan dalam keterangannya.
Menurut Tata Irawan, rembuk stunting ini menjadi forum untuk menyelaraskan data kependudukan dengan data kesehatan dan sosial, guna mencegah tumpang tindih program serta memastikan intervensi pemerintah benar-benar menjangkau keluarga yang membutuhkan.
“Rembuk stunting ini untuk penguatan edukasi administrasi kependudukan (adminduk) kepada masyarakat juga menjadi bagian penting dalam mendukung kebijakan pencegahan stunting yang berkelanjutan,” katanya. @kos











