TAUSIAH: Makanlah yang Halal dan Tayib, ini Contoh Nabi Saw

Editor :
Ilustrasi./dok./net

Silahkan bagikan

VISI-NEWS – Dikutip dari Jejak Sejarah Kedokteran Islam, karya Dr Ja’far Khadem Yamani, disebutkan bahwa Nabi Muhammad selektif terhadap makanan.

Tidak ada makanan yang masuk ke mulut beliau, kecuali makanan tersebut memenuhi syarat halal dan ‘thayyib’ (baik). Halal berkaitan dengan urusan akhirat, yaitu halal cara mendapatkannya dan halal barangnya.

Sedangkan tayib berkaitan dengan urusan duniawi, seperti baik tidaknya atau bergizi tidaknya makanan yang dikonsumsi.

Salah satu makanan kegemaran Rasululullah saw. adalah madu. Beliau biasa meminum madu yang dicampur air untuk membersihan air lir dan pencernaan. Beliau bersabda,

“Hendaknya kalian menggunakan dua macam obat, yaitu madu dan Alquran” (HR Ibnu Majah dan Hakim).

Kemudian, Nabi tidak makan sebelum lapar dan berhenti makan sebelum kenyang. Aturannya, kapasitas perut dibagi ke dalam tiga bagian, yaitu sepertiga untuk makanan (zat padat), sepertiga untuk minuman (zat cair), dan sepertiga lagi untuk udara (gas).

Disabdakan: ”Anak Adam tidak memenuhkan suatu tempat yang lebih jelek dari perutnya. Cukuplah bagi mereka beberapa suap yang dapat memfungsikan tubuhnya. Kalau tidak ditemukan jalan lain, maka (ia dapat mengisi perutnya) dengan sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiganya lagi untuk pernafasan” (HR Ibnu Majah dan Ibnu Hibban).

Selanjutnya, makan dengan tenang, tumaninah, tidak tergesa-gesa, dengan tempo sedang. Apa hikmahnya? Cara makan seperti ini akan menghindarkan tersedak, tergigit, kerja organ pencernaan pun jadi lebih ringan.

Makanan pun bisa dikunyah dengan lebih baik sehingga kerja organ pencernaan bisa berjalan sempurna. Makanan yang tidak dikunyah dengan baik akan sulit dicerna. Dalam jangka waktu lama bisa menimbulkan kanker di usus besar. @fen/republika.co.id

Baca Juga :  Koran Pro Demokrasi Hongkong Apple Daily akan Tutup

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Diresmikan Bupati, Gedung PWI Kabupaten Bandung Sempat Jadi "Gedung Jurig"

Sel Nov 24 , 2020
Silahkan bagikanmoreVISI.NEWS – Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser, meresmikan Gedung Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bandung yang baru selesai direnovasi, Selasa (24/11/2020) siang. Dalam sambutannya, Bupati menyatakan dengan berkelakar, akibat cukup lama tidak direhab bangunan ini sempat menjadi “gedung jurig”. Padahal, keberadaan wartawan merupakan bagian dari _pentahelix_ dalam membangun […]