TAUSIAH: Pentingnya Hidayah bagi Kehidupan (1)

Editor :
Ilustrasi/dok./net.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Petunjuk atau hidayah merupakan salah satu bukti kekuasaan Allah terhadap hamba-Nya. Datangnya hidayah tentu juga bergantung pada kehendak-Nya dan akan diterima oleh hamba yang dikendaki-Nya pula.

Allah mengingatkan Nabi Muhammad dan seluruh umatnya bahwa tidak ada manusia yang mampu mendatangkan hidayah kecuali Allah Sang Maha Membolak-balikkan hati.

Dalam surah al-Qasas ayat 56, Allah SWT berfirman, “Sungguh, engkau (Muhammad) tidak dapat memberi petunjuk kepada orang yang engkau kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang Dia kehendaki, dan Dia lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk.”

Dalam kajian tauhid yang disampaikan KH Abdullah Gymnastiar seperti yang dilansir republika.co.id.

Lebih lanjut dikatakan Aa Gym — sapaan akrab KH Abdullah Gymnastiar — bahwa setiap manusia sangat memerlukan hidayah untuk menjalani kehidupannya.

Hidayah, yang sering diartikan sebagai bentuk kesadaran seseorang untuk menjadi pribadi yang lebih baik, nyatanya juga dapat diartikan dalam beberapa hal.

Aa Gym menyampaikan, dalam kehidupan sehari-hari hidayah dikelompokkan dalam beberapa tingkatan.

Pertama, insting yang telah diberikan Allah bahwa saat pertama kali manusia keluar dari kandungan.

“Ketika lahir sudah ada satu hidayah, yaitu insting menangis, padahal tidak ada yang mengajari kita menangis. Tangisan seorang bayi sebagai sarana untuk mengomunikasikan sakit, dingin, dan lapar,” kata Aa Gym di Masjid Baitul Ihsan, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Kedua, pancaindra yang Allah berikan agar manusia mampu melihat, mendengar, dan sebagainya.

Ketetapan yang diberikan Allah melalui batas kemampuan pancaindra, kata Aa Gym, juga diartikan sebagai bukti kasih sayang Allah.
Selain itu, pancaindra juga dapat menjadi jalur masuknya petunjuk-petunjuk Allah yang lain.

Selanjutnya, akal yang diibaratkan sebagai karunia Allah bagi manusia. Adanya akal mampu membantu manusia memilih antara yang benar dan salah.

Baca Juga :  Di Tasik, Mahasiswi Cantik Edarkan Miras pada Malam Pergantian Tahun

Akal pula yang membedakan derajat manusia dengan makhluk lain karena melalui akal manusia diberi kesempatan untuk lebih menggali segelintir dari mahabesarnya kekuasaan Allah./bersambung/@fen/sumber: repubika.co.id

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Atap Kakbah Dibersihkan dalam 40 Menit

Kam Jan 28 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Sebuah tim teknis khusus yang dikerahkan oleh Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci telah selesai membersihkan Kakbah. Tim hanya membutuhkan waktu 40 menit untuk menyelesaikan tugas tersebut. Muhammad Al-Jabri, Wakil Ketua Bidang Teknis dan Pelayanan, mengatakan, Badan Urusan Teknis dan Pelayanan di bawah kepresidenan yang diwakili oleh […]