TAUSIAH: Salat, Amal Pertama yang akan Dihisab pada Hari Kiamat

Editor :
Sujud, bagian dari amal salat yang pada hari kiamat kelak amal pertama yang akan dihisab. Agar salat kita diterima, harus dibarengi ilmu agama./fimanadani.com/ist.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Pada hari kiamat kelak, segenap umat manusia akan dikumpulkan di Padang Mahsyar dan menghadapi hari perhitungan, segala amalnya akan dilihat dan ditimbang. 

Amalan apakah yang pertama kali dilihat kelak pada hari kiamat? Amalan pertama yang akan dihisab di pengadilan Allah SWT kelak adalah salat.

“Di hari kiamat itu yang paling pertama dilihat adalah laporan mengenai salat,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Dar Alquran, Prof KH Ahsin Sakho Muhammad, sebagaimana dikutip Republika.co.id dari Harian Republika.

Kiai Ahsin mengutip hadis riwayat Abu Hurairah yang dinukilkan sejumlah imam pengarang kitab Sunan.    

عن أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ :  إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلَاتُهُ فَإِنْ صَلُحَتْ فَقَدْ أَفْلَحَ وَأَنْجَحَ وَإِنْ فَسَدَتْ فَقَدْ خَابَ وَخَسِرَ ، فَإِنْ انْتَقَصَ مِنْ فَرِيضَتِهِ شَيْءٌ قَالَ الرَّبُّ عَزَّ وَجَلَّ : انْظُرُوا هَلْ لِعَبْدِي مِنْ تَطَوُّعٍ فَيُكَمَّلَ بِهَا مَا انْتَقَصَ مِنْ الْفَرِيضَةِ ؟ ثُمَّ يَكُونُ سَائِرُ عَمَلِهِ عَلَى ذَلِكَ

“Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, ‘Amalan hamba yang pertama kali dihisab hari kiamat adalah salat, jika salat itu bagus, dia beruntung dan berhasil, jika cacat dia menyesal dan merugi. Bila salat wajibnya tidak sempurna, Allah SWT berkata, Lihatlah apakah hamba-Ku punya amalan sunah sehingga bisa menutupi amalan wajibnya, dengan demikian tertutup segala amalnya.” 

Menurut Kiai Ahsin, salat adalah tiang yang membentuk bangunan Islam bersama dengan rukun Islam lainnya. Jika satu pilarnya roboh maka bangunan tersebut juga akan turut hancur.

Salat dalam Islam memiliki kedudukan yang mulia dibandingkan dengan amal-amal lainnya.  

Baca Juga :  KJRI dan Kementerian Haji Saudi akan Bahas Umrah 1442H

Umat Islam tidak boleh menyepelekan amalan salat, terutama salat lima waktu. Salat adalah hubungan internal antara hamba dengan Allah SWT.

“Salat merupakan peraga yang bisa memperlihatkan ketundukan seorang hamba kepada yang menciptakannya,” ujarnya. 

Kedudukan salat lebih tinggi dari amalan lain karena terus dikerjakan setiap hari. Terlebih, jika melihat waktu-waktu salat dirasa berat untuk mengerjakannya. Misalnya, waktu salat subuh saat orang-orang masih tertidur, waktu zuhur saat seharusnya digunakan untuk istirahat. Saat asar adalah waktu pulang kerja, salat magrib sulit dikerjakan karena masih di perjalanan.

“Memasuki waktu isya badan sudah lelah setelah pulang bekerja,” ungkapnya.  

Akhsin menegaskan, barangsiapa yang bertekad melaksanakan salat tepat waktu maka ia akan meraih keutamaan yang luar biasa.

“Allah akan menganugerahkan kemampuan mengatur waktu agar tidak menunda salat.”  

Salat merupakan ibadah yang sudah pasti bisa dikerjakan setiap muslim. Berbeda dengan ibadah seperti haji dan zakat yang keduanya bisa dikerjakan bila seorang muslim itu sudah mampu.

“Maka tidak ada alasan umat Islam meninggalkan salat,” kata mantan rektor Institut Ilmu Al Qur’an (IIQ) Jakarta ini.  

Salat merupakan cara umat Islam mengingat Allah SWT. Siapa saja yang mengingat Allah maka hatinya akan menjadi tenang. Selain itu, salat juga bisa memperkuat keyakinan kepada Allah SWT. Sehingga, salat itu sangat menentukan kedekatan hamba dengan Allah SWT.  

Orang Islam yang suka mengerjakan salat akan berdampak kepada kehidupannya sehari-hari.

“Kalau laporan salatnya bagus maka amal-amalan lain juga akan mengikuti,” katanya.  

Ahsin menjelaskan, salat yang diinginkan oleh Allah SWT adalah salat yang jika dikerjakan umat Islam bisa mencegah perbuatan yang keji dan mungkar. 

“Yang diinginkan oleh Allah itu salat yang bisa mencegah perbuatan keji dan mungkar, bukan sekadar melaksanakan salat,” katanya. @fen

Baca Juga :  "Naon Gawe Dewan?" Ini Penjelasan Ketua Komisi A DPRD Kab. Bandung

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

TAFAKUR: Suara Nabi Ibrahim Terdengar Seluruh Alam Saat Serukan Haji

Jum Okt 23 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Nabi Ibrahim a.s. sempat ragu jika suaranya menyeru agar menjalankan ibadah haji tak didengar umat manusia. Namun kata Syekh Maulana Muhammad Zakariyya Al-Kandahlawi Al kandahlawi Raha dalam kitabnya Fadilah Haji, Allah SWT menenangkan Ibrahim supaya tak perlu ragu menyeru kepada kebaikan ( ibadah haji). “Wahai Allah bagaimana […]