TAUSIAH: Tiga Bahaya Sifat Kikir, Jauhilah!

Editor Sedekah (ilustrasi)./wordpress.com/via republika.co.id/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Sudah menjadi fitrah manusia untuk mencari harta selama hidup di dunia. Setiap manusia pasti berusaha mencari harta untuk mencukupi diri dan keluarganya.

Begitu halnya dengan sifat kikir atau pelit. Sifat ini juga sudah menjadi fitrah tersendiri bagi manusia. Namun, hanya sedikit sekali dari kita yang mampu mengendalikan fitrah ini ke arah yang lebih dicintai oleh Allah.

Imam Ibnu Jauzi dalam kitabnya at-Thibbu ar-ruhi mendefinisikan kikir sebagai sifat enggan menunaikan kewajiban. Baik itu bersifat harta benda atau jasa.

Pada praktiknya, sifat kikir banyak ditemui saat seseorang mimiliki kecukupan harta. Di saat inilah manusia diuji untuk saling berbagi.
Jika orang tersebut memiliki keimanan yang kuat, sudah tentu dia dengan mudah mengeluarkan hartanya untuk sesama.

Namun, jika tidak maka sifat kikir dan hobi menumpuk-numpuk harta telah menguasai jiwanya.

Rasulullah saw. pernah bersabda, “Tidak ada penyakit (hati) yang lebih berbahaya dari sifat kikir.”

Hadis ini dengan jelas menerangkan bahwa penyakit kikir bukanlah penyakit yang biasa.
Setidaknya ada tiga bahaya besar dari penyakit kronis ini.

Pertama, kikir senantiasa menjadikan majikannya menjadi orang yang cinta terhadap dunia secara berlebihan.

Kedua, menghilangkan sifat peduli terhadap mereka yang tidak mampu dan membutuhkan.

Ketiga, sifat kikir menularkan sikap hobi menimbun-nimbun harta.

Untuk itu Imam Ibnu Jauzi memberikan beberapa obat penangkal dari sifat kikir.

Pertama, senantiasa merenungi bahwa mereka yang tidak mampu juga masih merupakan saudara kita. Karena manusia berasal dari nenek moyang yang sama yaitu Adam a.s.

Kedua, mensyukuri atas segala kelebihan yang telah Allah berikan. Wallahu a’lam. @fen/sumber: republika.co.id

Baca Juga :  Doa Hari ke-29 Ramadan: Mohon Anugrahilah Aku Taufik dan Penjagaan-Mu

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Bansos Lebih Bagus Dalam Bentuk Uang Jangan Barang

Sel Mar 16 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Untuk mendongkrak perekonomian masyarakat kecil menengah di masa pandemi covid 19 melalui Bantuan Sosial (Bansos) oleh Pemerintah, dikatakan anggota DPRD Kab. Bandung dari Fraksi PKS, H. Dasep Kurnia, lebih baik dalam bentuk uang bukan barang. Dasep mengemukakan, dengan Bansos berupa uang, dapat menjadi instrumen perputaran perekonomian masyarakat […]