Search
Close this search box.

Tawuran Dadakan di Jatinegara Lumpuhkan Lalu Lintas, Warga Panik di Jam Pulang Malam

Tawuran antarwarga pecah di Jalan DI Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (19/1/2026) malam, menyebabkan arus lalu lintas terhenti sebelum dibubarkan polisi./visi.news/ist.

Bagikan :

VISI.NEWS | JAKARTA — Aksi tawuran antarwarga kembali mengusik ketenangan malam di kawasan Jatinegara. Bentrokan yang pecah di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, pada Senin (19/1/2026) malam, membuat arus lalu lintas lumpuh total dan memicu kepanikan pengendara yang melintas di lokasi kejadian.

Insiden tersebut terjadi tepat di badan jalan, saat lalu lintas masih ramai oleh kendaraan yang hendak melintas. Sejumlah pengendara terpaksa menghentikan laju kendaraan karena dua kelompok terlibat saling serang di tengah ruas jalan. Situasi ini membuat akses jalan utama Jatinegara sempat tak bisa dilalui selama beberapa menit.

Rekaman video peristiwa itu beredar luas di media sosial melalui akun Instagram @info.jakartatimurr. Dalam video tersebut terlihat dua kelompok warga saling menyerang dengan senjata tajam, lemparan batu, hingga menyalakan kembang api ke arah lawan. Bahkan, seorang pria tampak tertatih meninggalkan lokasi dengan kondisi diduga terluka akibat sabetan senjata tajam.

Kapolsek Jatinegara Komisaris Samsono menyatakan, aparat kepolisian langsung bergerak setelah menerima laporan warga terkait keributan tersebut. Kehadiran polisi di lokasi membuat para pelaku langsung melarikan diri ke berbagai arah.

“Begitu anggota datang ke lokasi, tawuran langsung bubar. Mereka langsung menyebar dan melarikan diri,” kata Samsono saat dikonfirmasi, Selasa (20/1/2026).

Meski aksi kekerasan itu diduga menimbulkan korban luka, pihak kepolisian hingga kini belum menerima laporan resmi dari warga maupun korban terkait.

“Untuk sementara belum ada laporan korban luka yang masuk ke kami,” ujar Samsono.

Polisi mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui atau menjadi korban dalam insiden tersebut, serta meminta warga tidak mudah terprovokasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang, terutama di jalur-jalur vital yang berdampak langsung pada aktivitas publik. @kanaya

Baca Berita Menarik Lainnya :