Teguh Purwayadi: Jumlah Penderita Meningkat, Desa/Kelurahan di Baleendah Bentuk Tim Relawan Covid-19

Editor :
Plt Camat Baleendah Teguh Purwayadi. /visinews/alfa fadillah

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Plt Camat Baleendah Teguh Purwayadi mengatakan, kasus Covid-19 di wilayah Kecamatan Baleendah setiap harinya semakin meningkat. “Untuk itu Pak Bupati sudah mengarahkan agar adanya tim relawan untuk membantu gugus tugas Covid-19 di setiap desa dan kelurahan,” ungkapnya kepada VISI.NEWS, Kamis (17/6/2021) petang.

Di setiap desa dan kelurahan itu, kata Teguh, dianjurkan memiliki tim relawan sebanyak delapanorang. Dari delapan orang ini menginisiasi atau membantu tim medis mendata Covid-19 yang ada di masing-masing RT dan RW di desa atau kelurahan tersebut.

“Kemudian relawan ini juga harus membantu ketika ada kasus Covid-19 yang di isolasi mandiri atau isoman itu meninggal. Apabila ada kasus Covid-19 yang meninggal di rumah tentu harus ada antisipasi, langkah-langkah awal. Karena ketika dibawa ke rumah sakit tentu akan berbayar, otomatis relawan yang nantinya membantu prosesnya,” ujar Teguh.

Begitu juga kalau korban Covid-19 meninggal, Teguh mengatakan, penguburan jenazah tersebut bisa dilakukan oleh relawan. “Jadi nantinya tim relawan ini dibagi menjadi beberapa bagian. Ada yang mengurus pemakaman, ada bagian pemulasaran dan juga ada bagian yang mengangkat jenazah tersebut ke liang lahat,” katanya.

Tentu, katanya lebih lanjut, peran serta RT/RW di Kecamatan Baleendah bisa dioptimalkan dengan adanya relawan ini. “Saya sangat berterimakasih kepada Bupati Kabupaten Bandung Pak Dadang Supriatna yang selalu memperhatikan kondisi di wilayah Kecamatan Baleendah,” jelasnya

Antisipasi

Dalam.bagian lain keterangannya Teguh mengatakan bahwa masyarakat harus menerapkan 5M. Diantaranya selalu memakai masker, cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, dan menjaga jarak atau menghindari kerumunan.

“Untuk pasar tumpah di Baleendah sesuai dengan instruksi bupati, agar tidak beroperasi dalam kurun waktu dua minggu ke depan. Alhamdulillah, hari ini juga Andir dan Kelurahan Wargamekar yang biasa ada pasar tumpah, sudah mulai tidak ada aktifitas,” ujarnya.

Baca Juga :  New Normal Ciamis Digelar Usai PSBB

Teguh juga berharap hari Minggu untuk pasar tugu juga tutup. Tadi siang pihaknya sudah membuat kesepakatan dengan paguyuban/ pengurus pedagang untuk tidak beroperasinya pasar tumpah  Baleendah.

Ia juga meminta masyarakat untuk membatasi mobilisasi dan interaksi. “Untuk senantiasa tetap menjaga kesehatan, kemudian upayakan supaya tidak bepergian terlebih dahulu, tetap di rumah saja menunggu kondisi stabil. Itu langkah kita agar kita bisa mengoptimalkan,” harapnya.

Demikian pula tempat wisata yang ada di Kecamatan Baleendah, ia senantiasa menghimbau agar selalu berpedoman terhadap protokol kesehatan (Prokes). Pihaknya selalu menghimbau sesuai dengan isi surat edaran yang telah di berikan ke pengelola wisata dari Kabupaten Bandung tentang Prokes.

Seperti lokasi wisata Kampung Batu, katanya, tetap diupayakan untuk senantiasa menerapkan Prokes. Sekarangpun kita juga mengikuti saran pemerintah untuk menutup terlebih dahulu tempat pariwisata sebagai pencegahan penyebaran Covid-19.

“Mudah-mudahan ini sebagai langkah efektip kita untuk mencegah Covid-19 di wilayah  Kecamatan Baleendah agar besok lusa Covid-19 khususnya di sini bisa segera menurun dan kita bisa kembali melakukan kehidupan seperti biasanya,” pungkasnya.@alfa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Camat Rancabali: Selain Covid-19, Waspada Ancaman Musim Pancaroba

Kam Jun 17 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS — Selain memberikan imbauan untuk selalu mewaspadai ancaman pandemi Covid -19, Camat Rancabali, Dadang Hermawan, juga meminta kepada masyarakat untuk turut juga mewaspadai musim pancaroba. Masalah pandemi, dikatakan Dadang, Rancabali merupakan zona hijau. Namun tidak tertutup kemungkinan statusnya akan berubah bila ada yang lalai dengan tidak menerapkan protokol […]