Search
Close this search box.

Tekan Lonjakan Harga, Disdagin Bandung Hadirkan Komoditas Langsung dari Petani

harga pangan nasional cabai rawit merah
Cabai rawit merah./visi.news/bloomberg technoz.

Bagikan :

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG – Untuk mengendalikan lonjakan harga beberapa komoditas, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bandung melakukan berbagai langkah intervensi pasar melalui program Kios Pengendalian Inflasi Terintegrasi (Kipintar Bedas).

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Disdagin, Dicky Anugerah ,Program ini merupakan kerja sama pemerintah daerah dengan berbagai pihak, seperti distributor komoditas,serta perusahaan pangan seperti ID Food.

Melalui program tersebut, pemerintah menghadirkan komoditas langsung dari petani ke pasar dengan harga yang lebih terjangkau.

“Kami bekerja sama dengan champion cabai untuk menghadirkan komoditas cabai langsung ke pasar dengan harga dari petani agar harga di pasar bisa lebih terkendali,” jelasnya Dicky. Senin (16/3/2026)

Selain cabai, intervensi juga dilakukan pada komoditas minyak goreng yang sempat melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). Disdagin langsung berkoordinasi dengan Bulog dan distributor untuk mendistribusikan minyak goreng dengan harga di bawah HET.

Pedagang dapat membeli minyak goreng dari Bulog dengan harga di bawah Rp15.700 sehingga tetap dapat menjual sesuai harga HET di pasar.

Hal serupa juga dilakukan untuk komoditas beras yang didistribusikan sesuai dengan HET sekitar Rp19.900 agar harga tetap stabil di pasaran. @Ihda

Baca Berita Menarik Lainnya :