TELAAH: Hal-hal yang Membatalkan Salat (2/Habis)

Editor Ilustrasi salat berjemaah./via islampos.com/ist.  
Silahkan bagikan

VISI.NEWS –

8. Tertawa

Orang yang tertawa dalam salatnya, batallah salatnya itu. Maksudnya adalah tertawa yang sampai mengeluarkan suara. Adapun bila sebatas tersenyum, belumlah sampai batal puasanya.

9. Murtad, Mati, Gila atau Hilang Akal

Orang yang sedang melakukan salat, lalu tiba-tiba murtad, maka batal salatnya. Demikian juga bila mengalami kematian. Dan orang yang tiba-tiba menjadi gila dan hilang akal saat sedang salat, maka salatnya juga batal.

10. Berubah Niat

Seseorang yang sedang salat, lalu tiba-tiba terbetik niat untuk tidak salat di dalam hatinya, maka saat itu juga salatnya telah batal. Sebab niatnya telah rusak, meski dia belum melakukan hal-hal yang membatalkan salatnya.

11. Meninggalkan Salah Satu Rukun Salat

Apabila ada salah satu rukun salat yang tidak dikerjakan, maka salat itu menjadi batal dengan sendirinya. Misalnya, seseorang lupa tidak membaca surat Al-Fatihah lalu langsung rukuk, maka salatnya menjadi batal.

Kecuali dalam kasus salat berjemaah yang memang sudah ditentukan bahwa imam menanggung bacaan fatihah makmum sehingga seorang yang tertinggal takbiratul ihram dan mendapati imam sudah pada posisi rukuk, dibolehkan langsung ikut rukuk bersama imam dan telah mendapatkan satu rakaat.

Demikian pula dalam salat jahriyah (suara imam dikeraskan), dengan pendapat yang mengataka bahwa bacaan Al-Fatihah imam telah menjadi pengganti bacaan Al-Fatihah buat makmum, maka bila makmum tidak membacanya, tidak membatalkan salat.

12. Mendahului Imam dalam Salat Berjemaah

Bila seorang makmum melakukan gerakan mendahului gerakan imam, seperti bangun dari sujud lebih dulu dari imam, maka batal-lah salatnya. Namun bila hal itu terjadi tanpa sengaja, maka tidak termasuk yang membatalkan salat.

AS-Syafi’iyah mengatakan bahwa batasan batalnya salat adalah bila mendahului imam sampai dua gerakan yang merupakan rukun dalam salat. Hal yang sama juga berlaku bila tertinggal dua rukun dari gerakan imam.

Baca Juga :  Fuad Benardi Berharap Duta Karang Taruna Surabaya Bisa  Entaskan Pengangguran

13. Terdapatnya Air bagi Orang yang Salatnya dengan Tayammum

Seseorang yang bertayammum sebelum salat, lalu ketika salat tiba-tiba terdapat air yang bisa dijangkaunya dan cukup untuk digunakan berwudu’, maka salatnya batal. Dia harus berwudu’ saat itu dan mengulangi lagi salatnya.

14. Mengucapkan Salam Secara Sengaja

Bila seseorang mengucapkan salam secara sengaja dan sadar, maka salatnya batal. Dasarnya adalah hadis Nabi saw. yang menyatakan bahwa salam adalah hal yang mengakhiri salat. Kecuali lafaz salam di dalam bacaan salat, seperti dalam bacaan tahiyat. @fen/sumber: islampos dari wikispaces

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

KISAH: Ibnu Hajar Al-Haitami dan Istri yang Memilih Hidup Miskin (1)

Jum Nov 6 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Imam Ibnu Hajar Al-Haitami rahimahullah‎ (909-973 Hijriah) adalah ulama besar yang memiliki karamah luar biasa. Lahir di Mahallah Abi Al-Haitam, Mesir bagian Barat pada Rajab 909 Hijriah dan wafat di Mekah pada bulan Rajab 973 Hijriyah. Beliau adalah seorang ulama ahli fikih mazhab Syafi’i, ahli kalam, dan […]