TELAAH: Zikir Sambil Bermain Ponsel, Bolehkah?

Editor Sebagian orang berzikir sembari berselancar di ponsel. Ilustrasi main ponsel ./republika.co.id/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Berzikir dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja kecuali beberapa waktu dan tempat tertentu. Namun, bagaimana hukumnya ketika berzikir sembari bermain ponsel? 

Komisi Fatwa Mesir Dar Al Iftaa menjelaskan jawaban dari pertanyaan tersebut. Anggota Dewan Fatwa Mesir, Syekh Mahmud Syalabi mengatakan bahwa berzikir baik mengingat Allah SWT dan selawat untuk Rasulullah dapat dilakukan setiap muslim.

Dalam firman Allah SWT Al Ahzab ayat 5 disebutkan: 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا

“Wahai orang-orang yang beriman! Ingatlah kepada Allah, dengan mengingat (nama-Nya) sebanyak-banyaknya.”

Allah SWT juga mengingatkan untuk mengingat-Nya apa pun keadaannya. Sebagaimana firman-Nya dalam Al Quran surat An Nisa ayat 103: 

فَإِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلَاةَ فَاذْكُرُوا اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِكُمْ ۚ فَإِذَا اطْمَأْنَنْتُمْ فَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ ۚ إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

“Selanjutnya, apabila kamu telah menyelesaikan salat(mu), ingatlah Allah ketika kamu berdiri, pada waktu duduk, dan ketika berbaring. Kemudian, apabila kamu telah merasa aman, maka laksanakanlah salat itu (sebagaimana biasa). Sungguh, salat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” 

Ayat tersebut juga menegaskan bahwa berzikir sembari bermain ponsel diperbolehkan. Hanya saja pahalanya berbeda antara orang yang hanya fokus berzikir dengan orang yang berzikir sembari bermain ponsel.

Namun Syalabi juga menjelaskan jika berzikir sembari berselancar di ponsel dia khawatir akan membuat seseorang lupa atau salah dalam melafalkan zikir. 

Namun jika dia bermain ponsel tetapi tetap mampu fokus dalam melafalkan zikir dengan benar maka diperbolehkan. @fen/sumber: republika.co.id/masrawy

Baca Juga :  DPR Minta Kemenag-Kemenkes Koordinasikan Alokasi Vaksin Haji

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

HIDAYAH: Margareta, Mualaf yang Berislam dengan Dukungan Keluarga (3/Habis)

Kam Mei 27 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Begitu juga dengan ritual adat, Aga tetap hadir untuk menghormati kedua orang tua dan keluarga besarnya, tetapi dia tidak lagi mengikuti ritual adat dan ibadah mereka.  Selain makanan dan minuman, ibadah yang baru dirasakannya adalah berpuasa. Ibunya yang tidak lagi fanatik justru menyiapkan sahur untuk anaknya. Hanya […]