VISI.NEWS | JAKARTA – Anggota Komisi VI DPR Fraksi Partai Golkar, Firnando Ganinduto, berharap Kementerian Koperasi (Kemenkop) menerapkan mekanisme pengawasan super ketat kepada ribuan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) yang bakal kecipratan gelontoran Rp 200 triliun dari pemerintah ke bank himbara.
Hal itu disampaikan Firnando menanggapi keluarnya tata cara pinjaman dalam rangka pendanaan serta dukungan bank himbara untuk Kopdes Merah Putih.
Setiap Kopdes Merah Putih bisa mengajukan pinjaman kepada bank Himbara dengan plafon atau batas atas pinjaman sebesar Rp 3 miliar per unit dan dikenakan bunga 6 persen.
“Kemenkop harus terus mengawasi, perkembangannya bagaimana, progresnya bagaimana,sehingga semua berjalan dengan baik,” jelas Firnando melalui keterangan yang diterima, Rabu,(17/9/2025).
Lebih lanjut, Firnando mengakui, bila mekanisme pengawasan Kopdes Merah Putih menjadi concern dari Komisi VI DPR RI. Firnando ingin, setiap pengurus Kopdes Merah Putih dapat amanah dalam mengelola program unggulan Presiden RI Prabowo Subianto ini.
“Koperasi itu haruslah pengurus yang amanah dan benar karena mereka langsung berhadapan dengan masyarakat dan mereka harus dibina, diberikan pelatihan yang intens oleh Kemenkop, sehingga mereka, para pengurus koperasi desa yang 80 ribu ini,bisa menjalan unit koperasi desa dengan baik. Karena,kalau mereka tidak diberikan penyuluhan,pembelajaran, pelatihan maka mereka tidak tahu apa yang harus mereka lakukan. Ini penting sekali, saat mereka sudah berjalan pun,” beber Firnando.
Firnando sendiri tidak khawatir dengan mekanisme penyaluran pinjaman dan kredit di bank himbara. Pasalnya, masing-masing bank himbara mempunyai compliance dan standar yang tinggi dalam menyalurkan kredit atau pinjaman.
“Mereka sudah berpengalaman untuk melakukan pinjaman untuk bisnis, jadi tidak usah dikhawatirkan, mereka sudah ahli semua,” beber Firnando.
Lebih jauh, Firnando mengapresiasi, keputusan pemerintah menggelontorkan Rp 200 triliun ke bank himbara demi kesejahteraan masyarakat. Menurut Firnando, keterlibatan Kopdes Merah Putih dalam penggelontoran Rp 200 triliun ke bank himbara merupakan langkah tepat.
“Salah satu mensejahterakan masyarakat adalah mensukseskan koperasi desa merah putih ini. Cara yang paling bagus adalah dengan pinjaman. Pinjaman itu kan artinya harus dibalikan dengan baik,” tutupnya. @givary