Terkait Penggerebekan 140 Kelompok Punk di Pasirjambu, 19 Orang Masih Diperiksa Intensif

Saat penggerebekan berlangsung oleh timgab di sebuah vila di Pasirjambu./visi.news/istimewa
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Jajaran Kasat Narkoba, Polresta Bandung hingga saat ini masih memeriksa 19 orang dari 140 remaja dan muda-mudi kelompok punk yang digerebek di sebuah vila di Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang diduga tengah pesta miras dan narkoba.

Ke-19 orang yang umumnya remaja ini, selain terus diperiksa jajaran Satnarkoba Polres Bandung, juga memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti.

Kapolresta Bandung, Kombes Pol. Hendra Kurniawan melalui Kasat Narkoba Polreta Bandung, Kompol Jaya Sofyan ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Selasa (29/9) membenarkan bahwa ke-19 orang tersebut yang diduga positif mengkonsumsi narkabo masih diperiksa intensif di Polresta Bandung.

Menurut Jaya Sofyan, ke-19 orang tersebut semua periksa intensif sesuai dengan peran dan perbuatan yang telah di lakukan. Ke-19 orang tersebut, kata Jaya Sofyan, ada yang positif sebagai penyalahgunaan obat-obatan terlarang dan ada pula narkotika jenis ganja.

“Tindakan yang diambil adalah, bagi penyalahgunaan diberi pengarahan, diperingati, dan direhabilitasi. Sementara yang terbukti membawa narkotika selanjutnya akan diproses lebih lanjut,” terangnya.

Ketika ditanya apakah dari 19-orang yang kini masih diperiksa intensif sudah ada yang dijadikan tersangka. Dikatakan Jaya Sofyan, terkait tersangka masih proses pemeriksaan ditunjang dengan keterangan sejumlah saksi dan barang bukti.

“Dari 19 orang yang umumnya remaja tersebut baru 1 yang positif mengkonsumsi tembakau gorila yang ditunjang dengan ditemukannya barang bukti. Karena kita bekerja sama dengan puslabfor, untuk lebih jelas terkait ke-19 orang ini besok pihak puslabfor akan menyampaikan temuan dan hasilnya,” pungkas Jaya Sofyan.

Diberitakan, petugas gabungan dari jajaran Polsek dan Koramil Pasirjambu menggerebek sebuah Vila Argapuri di Kampung Babakan RT 02/RW 03, Desa Mekarsari, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Sabtu (26/9) malam.

Saat penggerebekan terdapat 140 orang yang berasal dari Komunitas Kopo Merangkak (Band Punk) diduga sedang berpesta minuman keras (miras) dan narkoba.

Penggerebekan dipimpin langsung Kapolsek Pasirjambu, AKP Asep Dedi didampingi Danramil Pasirjambu dan jajaran Polri serta TNI lainnya.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan melalui Kapolsek Pasirjambu AKP Asep Dedi membenarkan tim gabungan telah membubarkan acara reuni band punk rock di Vila Argapuri.

“Saat akan dibubarkan, para petugas mendapati sebanyak 140 orang yang berasal dari Komunitas Kopi Merangkak (Band Punk) sedang berpesta miras dan narkoba,” kata Asep Dedi kepada wartawan di Mapolsek Pasirjambu, Minggu (27/9).

Dari 140 orang yang digerebek itu, dikatakan Asep Dedi, 19 orang diduga positif narkoba, 18 orang positif benzo dan ganja. Ini diketahui setelah dites urine oleh Satuan Narkoba Polresta Bandung.

“Ke-19 orang yang positif narkoba dibawa ke Mapolresta Bandung untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Terkait dengan belasan orang yang diamankan dalam peristiwa penggerebekan itu, lanjut Asep, yaitu dengan barang bukti miras berbagai merk sekitar 40 botol, kratom, sinte dan tramadol.
Asep Dedi mengungkapkan, kronologi penggerebekan di Vila Argapuri yang digunakan pesta miras dan narkoba itu, setelah sebelumnya Bhabinkamtibmas Desa Mekarsari mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di salah satu vila tersebut ada sekelompok anak muda yang berpesta. @yas

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

H. Eep: Masyarakat Sudah Siap Menuju Perubahan

Sel Sep 29 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS — Ketua Badan Kehormatan DPRD Kab. Bandung dari Fraksi PAN, mengucapkan syukur atas penerimaan masyarakat terkait Pasangan Calon (Paslon) Bupati Bandung. Masyarakat sangat kooperatif dan memberikan respek yang signifikan untuk menuju perubahan dalam segala aspek. Upaya lain yang dilakukan Eep dalam penggalangan suara, diarahkan kepada kaum muda […]