Terra Drone Indonesia Lakukan Inspeksi dan Asesmen Jalur Transmisi Milik PLN Menggunakan Drone

Editor Drone Trinity F90+ yang digunakan untuk inspeksi dan asesmen jalur transmisi. /visi.news/ist
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | KEDIRI – Terra Drone Indonesia beberapa waktu lalu berhasil menyelesaikan pekerjaan inspeksi dan asesmen jalur transmisi 500 kV sepanjang 61 km, milik PT PLN (Persero) di Paiton, Kediri, dan Mojokerto, Jawa Timur.

Michael Wishnu Wardana, Managing Director Terra Drone Indonesia mengungkapkan, “Dengan cara kerja drone yang aman, cepat dan menghasilkan data akurat ini, diharapkan dapat membantu berbagai kegiatan khususnya di sektor ketenagalistrikan, yang kebanyakan memiliki infrastruktur tinggi seperti tiang atau tower, sehingga lebih memudahkan petugas jika pengawasan dilakukan dari atas atau bird’s eye view,” ungkapnya dalam keterangan pers, Minggu (7/11/2021).

Dalam pekerjaan inspeksi ini, katanya, drone yang digunakan adalah jenis fixed-wing VTOL, yaitu Trinity F90+. Drone Trinity F90+ dapat mengangkut payload yang beragam, seperti contohnya kamera RGB, kamera thermal, sensor LiDAR dan Multispektral. Selain itu drone ini dapat diterbangkan dengan durasi yang cukup lama, serta menjangkau area yang luas dalam sekali terbang.

“Jalur transmisi dan peralatan yang terpasang di dalamnya adalah Obyek Vital Nasional, dimana fungsinya tidak boleh terganggu. Adapun objek yang pada umumnya dapat mengganggu jalur transmisi adalah pohon, dikhawatirkan pertumbuhan pohon akan masuk ke dalam jalur transmisi dan mengganggu peralatan kelistrikan yang terpasang di dalam jalur transmisi. Tentunya hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada peralatan, potensi kebakaran dan yang paling fatal adalah pemadaman total (blackout). Maka dari itu kegiatan inspeksi dan asesmen ini perlu dilakukan secara rutin agar vegetasi selalu dapat dikontrol pertumbuhannya,” ungkap Michael.

Dari pekerjaan inspeksi ini, ujarnya lebih lanjut, data yang dihasilkan dari drone dapat digunakan untuk melakukan asesmen terhadap jalur transmisi secara vertikal, karena dari data foto tersebut dapat dibuat menjadi orthophoto mosaic, dimana orthophoto mosaic ini adalah gabungan dari ratusan foto yang ditangkap oleh drone kemudian dijadikan menjadi satu foto besar. Selain itu, data tersebut juga dapat disajikan dalam bentuk 3D, dimana bentuk 3D yang berguna untuk menemukan indikasi potensi bahaya yang dapat mengganggu jalur transmisi, yang disebabkan oleh pohon maupun bangunan, secara horizontal.

Baca Juga :  DPD PKS Bandung Tetap Solid Dukung Paslon "Bedas"

Selain inspeksi dan pengawasan dari vegetasi dan bangunan, kata Michael, drone juga dapat digunakan untuk melakukan inspeksi visual terhadap tower, conductor, accessories, fitting yang terpasang. Drone digunakan untuk melakukan pengambilan data foto atau video yang dapat menampilkan anomali seperti korosi, crack dan lain sebagainya. Selain itu, payload yang dibawa oleh drone adalah kamera thermal, dimana dapat membaca perbedaan suhu di peralatan yang terpasang seperti konduktor.@mpa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Ganjar Minta Bupati/Walikota Perketat Prokes dan Percepat Vaksinasi Meski 19 Daerah Nol Kasus

Sen Nov 8 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS | SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyambut gembira laporan penanganan pandemi di Jawa Tengah yang terus menunjukkan hasil positif. Bahkan pada 31 Oktober kemarin, ada 19 daerah di Jawa Tengah yang mencatatkan nol kasus penularan. Sementara daerah lain, penularan kasusnya juga sangat sedikit, satu sampai tiga […]