Tidak Mudik, Bek Persib Ini Cuma Bisa Lepas Rindu Lewat Video Call

Editor Bek sayap Persib Bandung, Zalnando./antara/bagus ahmad rizaldi/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Bek Persib Bandung, Zalnando memutuskan untuk tidak mudik pada Hari Raya Idulfitri 1442 H ini dan cuma bisa melepas rindu dengan keluarga lewat bantuan teknologi yakni video call.

“Saya rencana di Cimahi saja, sama keluarga dekat. Sama keluarga besar bisa video call. Saat ini juga kemajuan teknologi pesat juga, jadi bisa dimanfaatkan,” kata Zalnando, mengutip Suara.com via Antara dari laman resmi klub, Minggu (9/5/2021).

Apalagi, kata pemain kelahiran Cimahi, 25 Desember 1996 itu, pemerintah mengeluarkan kebijakan  larangan mudik karenak pandemi Covid-19 di Indonesia masih belum terkendali hingga saat ini.

Karena itu, untuk sementara ini Zalnando memilih memanfaatkan teknologi komunikasi yang sudah canggih, yakni melalui telepon pintar (smartphone).

Sebab, kata pemain berusia 24 tahun itu, smartphone tidak hanya bisa digunakan bertegur sapa melalui panggilan telepon, tetapi juga dengan fitur “video call” secara beramai-ramai.

Menurut Zalnando, cara tersebut cukup untuk menuntaskan rasa rindu dengan sanak saudara di tengah pandemi.

Apa yang dilakukannya itu, diakui pemilik tinggi 176 sentimeter itu sebagai dukungan kepada pemerintah yang sedang menekan penyebaran Covid-19.

“Pemerintah juga sudah melarang mudik, jadi mungkin ini kebaikan untuk semua,” pungkas Zalnando.

Persib Bandung meliburkan pemain dari kegiatan latihan bersama selama lebih dari tiga pekan setelah selesai mengarungi turnamen Piala Menpora 2021.

Terhitung 27 April 2021, kegiatan latihan bersama pemain Persib diliburkan, dan tim rencananya kembali berkumpul pada 22 Mei mendatang.

Meski libur, tim pelatih tetap menugaskan para pemain untuk berlatih mandiri dan mengirimkan video saat latihan sebagai laporan.
@fen

Baca Juga :  Ketua JPKL : Indonesia Tertinggal Jauh Soal Label Peringatan BPA

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

PBNU: Tes Wawasan Kebangsaan Melenceng, Menjijikkan dan Langgar HAM, Jokowi Harus Batalkan

Ming Mei 9 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara tegas meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) membatalkan tes wawasan kebangsaan (TWK) kepada 1.351 calon ASN KPK karena melanggar hak asasi manusia (HAM). Permintaan ini disampaikan Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (LAKPESDAM) PBNU lewat pernyataan hari Rabu yang ditandatangani oleh ketua LAKPESDAM PBNU, Rumadi Ahmad […]