VISI.NEWS | SUKABUMI – Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Jawa Barat Kementerian Pekerjaan Umum menyebut terdapat tiga titik longsor yang terjadi di jalan nasional di wilayah Simpenan, Kabupaten Sukabumi.
Hal itu disampaikan oleh Ilham Khalifa, Manajer Lapangan sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.3 Satuan Kerja (Satker) PJN Wilayah II Jawa Barat, Senin (12/1/2026).
Ilham menjelaskan, longsor terjadi di jalan nasional ruas Bagbagan–Jampangkulon. Untuk penanganan bencana tersebut, Satker PJN Wilayah II Jawa Barat menurunkan empat unit alat berat.
“Sejak kemarin terdapat tiga titik longsor di ruas Bagbagan–Jampangkulon, tepatnya di STA 159, STA 161, dan STA 164. Untuk penanganan, kami telah menurunkan empat alat berat, yakni dua loader dan dua ekskavator,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ilham menuturkan fokus penanganan saat ini adalah mengevakuasi material longsoran agar jalan dapat segera dibuka dan kendaraan kembali melintas. Pasalnya, ruas jalan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Palabuhanratu dengan wilayah selatan Kabupaten Sukabumi.
“Mudah-mudahan satu dua hari kedepan sudah bisa terbuka. Tujuan kami fungsional yang penting satu jalur dulu masyarakat dari Sukabumi maupun dari arah selatan bisa lalu lalang,” kata Ilham.
Sementara itu, Kapolsek Simpenan AKP Bayu mengimbau masyarakat untuk sementara waktu tidak melintasi ruas jalan Bagbagan–Kiaradua karena masih dilakukan pembersihan material longsor.
Ia menambahkan, personel dari Polsek Simpenan dan Polres Sukabumi telah dikerahkan untuk membantu proses pembersihan material longsoran. Selain itu, penanganan longsoran juga melibatkan unsur terkait lainnya. @andri












