Tim Monev SPM Kunjungi Desa Parungserab Soreang

Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BANDUNG – Monitoring dan Evaluasi (Monev) terpadu penerapan standar pelayanan minimal (SPM) Tahun 2022, Kamis (3/11/2022), dilaksanakan di Kampung Sukarame, Desa Parungserab, Kecamatan Soreang, Kab. Bandung.

Sekretaris Daerah Cakra Amiyana, mengatakan, keberhasilan pemerintah daerah memberikan akses terhadap pelayanan dasar masyarakat, dapat menjadi daya ungkit nilai indeks pembangunan manusia.

“Mengingat masih banyak masyarakat yang belum menikmati kemudahan dan keterjangkauan atas pelayanan dasar, oleh sebab itu, pembangunan berbasis SPM ini sangat penting,” tutur Cakra.

Maka dari itu, Sekda menyebutkan, capaian akses sanitasi di Kabupaten Bandung pada tahun 2021 baru mencapai sekitar 90,80% terdistribusi menjadi 83,40% akses layak dengan akses aman di dalamnya sebesar 1,39% dan akses belum layak sebesar 7,40%.

“Selain itu, saat ini Kabupaten Bandung sedang membangun IPLT (Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja).” ujar Sekda.

Ia berharap bisa meningkatkan pelayanan tentang penanganan sanitasi dalam rangka persiapan CSS.

” Saya harap dengan monev ini akan menjadi momentum untuk kita bersama,dalam pencapaian SPM bidang pemenuhan kebutuhan air bersih dan mendukung pencapaian pelayanan minimal SPM di bidang sanitasi sehingga mendorong terwujudnya Kabupaten Bandung sehat juga persiapan kita jelang CSS (City Sanitation Summit) 2023,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Monev Zamzani B. Tjreng berharap pencapaian penerapan SPM Kabupaten Bandung, “Bisa menjadi lebih baik lagi hingga mencapai peringkat 1 se-Provinsi Jawa Barat,” pungkasnya.@gustav

Baca Juga :  Gada AMS Bagikan Ribuan Masker dan Brosur Prorokol Kesehatan

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Sangkuriang Nyaleg (88)

Jum Nov 4 , 2022
Silahkan bagikanHerdi Pamungkas Lalakon Sangkuriang Nyaleg, karangan Herdi Pamungkas mangrupa carita rékaan nu jauh tina kanyataan. Boh ngaran tokoh atawa tempat sadayana fiktif. Ieu carita diserat tujuannana taya sanés lintangti hiburan. Lalakon Saméméhna, Kumaha, Sun? Da éta mah tadi jisim abdi mémang kitu ngabandungannana, Sun. Lain kitu, KUMAHA maksadna kandaraan […]