Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Wahidin

Tim SAR gabungan saat mengevakuasi jasad korban yang terbawa arus sungai./visi.news/ayi kuraesin.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Jenazah Wahidin (65) yang dilaporkan tenggelam dan hanyut terseret arus Sungai Ciulan akhirnya berhasil ditemukan oleh tim SAR, Senin (29/6).

Korban tenggelam dan hanyut saat hendak mencari ikan bersama dua rekannya di Sungai Ciulan Parungbiuk, tepatnya Kampung Pamijahan, Desa Tonjongsari, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat, Sabtu (27/6 lalu. Saat itu korban bersama dua rekannya menyeberangi sungai, namun korban terpeleset hingga akhirnya tenggelam dan hanyut terbawa arus.

Warga berusaha mencari jasad korban, namun tak berhasil ditemukan. Hingga akhirnya meminta bantua Tim SAR gabungan untuk melalukan pencarian jasad korban.

Pencarian pun dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan dibantu warga dan akhirnya berhasil menemukan jasad korban Senin (29/6) sekira pukul 11.45 WIB.

“Jasad korban berhasil ditemukan sekitar 2 kilometer dari lokasi kejadian,” kata Kepala Kantor Basarnas Bandung, Deden Ridwansah kepada wartawan di lokasi ditemukannya jasad korban.

Menurutnya, jenazah korban yang diketahui warga Kampung Bojongnangka, Desa Tojongsati, Kecamatan Cikalong itu, sekira pukul 12.15 WIB dievakuasi oleh tim SAR selanjutnya dibawa ke Puskesmas Cikalong.

Sementara itu, Danramil 1220/Cikalong, Letda (Inf) Santoso membenarkan terkait telah ditemukannya jasad korban Wahidin, tepatnya di Blok Datar Haji, Sungai Ciulan.

“Jenazah korban langsung dibawa ke Puskesmas Cikalong guna dilakukan pemeriksaan medis,” ucapnya.

Menurutnya, hasil pemeriksaan memang tidak ada hal-hal yang mencurigakan. Sehingga bisa dipastikan kejadian ini murni kecelakaan. Pihaknya pun bermusyawarah dengan perwakilan dari pihak keluaraga maka jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk segera dimakamkan, ungkapnya.

Seperti diketahui Wahidin (65) warga Kampung Bojongnangka, Desa Tonjongsari, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya dilaporkan hilang dan tenggelam setelah terseret arus Sungai Ciulan, Sabtu (27/6).

Saat kejadian korban hendak mencari ikan bersama dua rekannya di Sungai Ciulan Parung Biuk, tepatnya Kampung Pamijahan, Desa Tonjongsari, Kecamatan Cikalong. Namun saat menyebrangi sungai, korban terpeleset hingga akhirnya tenggelam dan hanyut terbawa arus.

“Kejadiannya pukul 9. Saat itu korban hendak mencari ikan bersama dua orang rekannya dengan cara disetrum. Saat menyebrangi sungai korban terpeleset lalu tenggelam dan terbawa arus,” kata Danramil 1220 /Cikalong, Letda (Inf) Santoso.

Menurutnya, berdasarkan keterangan teman korban yakni Eman (33) dan Rahmat (29), saat itu baru mau mencari ikan di pinggir sungai dengan alat setrum accu 12 V. Setiba di lokasi sekitar pukul 9. Saat menyeberangi sungai, korbab terpeleset kemudian tenggelam dan hanyut terbawa arus sungai.

Kedua rekannya itu sempat berusaha menolong dan mencari, tetapi tidak berhasil karena arus sungai yang sangat deras. Tak berhasil menemukan korban, keduanya pun keluar dari sungai dan melaporkan kepada warga setempat.@akr

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

WP Pilih Antre dari pada Titip Bayar Pajak

Sen Jun 29 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS — Kesadaran warga membayar pajak terbukti dengan bertambahnya antrean wajib pajak (WP)  di halaman Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung, Soreang. Meski sudah beberapa kali diumumkan untuk pembayaran bisa melalui online, warga memilih datang ke lokasi. Hal itu menurut Kepala Bapenda, Usman Sayogi, merupakan kesadaran  WP […]