Timnas Indonesia Raih Poin Pertama, Ketum PSSI: Harus Kita Syukuri

Editor Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengapresiasi kinerja pasukan Shin Tae-yong saat Timnas Indonesia memetik poin pertama pada laga Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia./foto: pssi/via sindonews/sit.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengapresiasi kinerja pasukan Shin Tae-yong saat Timnas Indonesia memetik poin pertama pada laga Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.

Hasil itu didapat usai Evan Dimas dkk. menahan imbang 2-2 melawan Thailand di Stadion Al Maktoum, Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), Jumat (4/6/2021) dini hari WIB.

Pada pertandingan ini, skuad Garuda dua kali tertinggal oleh Thailand. Namun dengan penuh perjuangan serta semangat, Indonesia mampu menyamakan kedudukan melalui gol yang dicetak Kadek Agung pada menit ke-38, dan Evan Dimas menit 55.

Dengan hasil ini Timnas Indonesia akhirnya meraih poin pertama di Grup G. Pasca laga, Mochamad Iriawan mengapresiasi hasil imbang melawan Thailand. Ia juga menilai pemain sudah bekerja keras.

“Tentu hasil ini harus kita syukuri. Pemain timnas Indonesia yang didominasi pemain-muda mampu bermain dengan penuh semangat dan ini modal bagus untuk menghadapi laga selanjutnya melawan Vietnam dan Uni Emirat Arab,” kata Iriawan, mengutip Sindonews dari laman resmi PSSI.

“Saya hampir setiap hari terus memberikan semangat kepada pemain, pelatih, dan ofisial untuk terus berjuang demi Merah Putih selama di Dubai. Semoga pada laga selanjutnya Indonesia mampu meraih hasil yang maksimal,” tambahnya.

Selanjutnya Indonesia bakal meladeni Vietnam pada 7 Juni di Stadion yang sama. Setelah itu pada 11 Juni menghadapi tuan rumah Uni Emirat Arab (UEA) di Stadion Zabeel, Dubai.
@fen

Baca Juga :  Wagub Jabar Lantik Dani Ramdan sebagai Penjabat Bupati Bekasi

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

ISU DAERAH OTONOM BARU: Wacana Kota Lembang dan Kab. Cililin?

Jum Jun 4 , 2021
Silahkan bagikanOleh Djamu Kertabudi HAMPIR di setiap daerah Kab./Kota di Jawa Barat, bermunculan wacana atau isu pembentukan daerah otonom baru melalui pemekaran daerah. Bahkan adapula suatu daerah menginginkan perluasan wilayah atas dasar tingkat kepadatan penduduk demikian tinggi dan berbagai masalah yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan pelayanan dasar masyarakat. Baca juga […]