VISI.NEWS | MALAYSIA – Dalam momen bersejarah pada pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama para pemimpin negara Asia Tenggara menandatangani deklarasi yang menerima Timor Leste sebagai anggota penuh ASEAN. Penandatanganan deklarasi ini menandai bergabungnya Timor Leste sebagai anggota ke-11 ASEAN setelah melalui proses panjang sejak pengajuan keanggotaan pertama kali pada 2011.
“Pada momen pembukaan ini, Presiden Prabowo bersama dengan para pemimpin negara ASEAN lainnya menandatangani deklarasi penerimaan Timor Leste sebagai anggota ASEAN. Melalui deklarasi pada KTT ke-47 ASEAN ini, Timor Leste secara resmi bergabung menjadi anggota ke-11 ASEAN,” demikian tertulis dalam keterangan resmi Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Minggu (26/10).
KTT ke-47 ASEAN kali ini mengusung tema Inclusivity and Sustainability, yang mencerminkan semangat inklusivitas dan keberlanjutan dalam kerja sama kawasan. Proses penerimaan Timor Leste sebagai anggota ASEAN menandakan langkah positif menuju integrasi yang lebih kuat dan solidaritas yang semakin erat antarnegara ASEAN.
Sejak pengajuan pertama pada 2011, Timor Leste telah melalui berbagai tahapan evaluasi untuk memastikan kesiapan negara tersebut dalam bergabung dengan ASEAN. Proses ini mencakup pembahasan berbagai aspek, mulai dari stabilitas politik, ekonomi, hingga kesesuaian dengan prinsip-prinsip ASEAN, yang akhirnya membawa Timor Leste menjadi anggota penuh di tengah pembukaan KTT ke-47 ASEAN.
Pada hari yang sama, Presiden Prabowo juga dijadwalkan berbicara dalam sesi pleno yang akan dilaksanakan pada siang hari dan sesi retreat yang rencananya berlangsung pada malam hari. Melalui pertemuan ini, Presiden Prabowo akan menyampaikan komitmen Indonesia dalam mendukung kerjasama yang lebih konkret dan berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara, serta memperkuat konektivitas antarnegara anggota ASEAN.
“Presiden Prabowo juga dijadwalkan menghadiri serangkaian konferensi lainnya, seperti KTT ASEAN-Jepang, KTT ASEAN-India, dan KTT ASEAN-AS,” ujar Biro Pers. Kehadiran Indonesia dalam berbagai forum ini menjadi bukti nyata komitmen negara dalam memperkuat kerja sama ASEAN, serta membangun kemitraan yang lebih erat dengan negara mitra di luar kawasan Asia Tenggara.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa ASEAN harus terus menjadi pusat kolaborasi dalam menghadapi tantangan global, termasuk isu-isu ekonomi, perubahan iklim, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Keberlanjutan kerja sama ini akan menjadi kunci bagi kesejahteraan negara-negara anggota ASEAN serta mitra strategis di luar kawasan.
Selain itu, Indonesia terus menegaskan tekad untuk memperkuat peran ASEAN sebagai kekuatan kolektif yang mampu mendorong stabilitas regional. Timor Leste, dengan bergabungnya sebagai anggota penuh, dipandang sebagai bagian integral dari upaya ini, memperkaya dinamika ASEAN dengan perspektif baru yang lebih inklusif.
Dalam kesempatan ini, Presiden Prabowo juga mengingatkan pentingnya solidaritas ASEAN dalam menghadapi tantangan bersama. “Kita harus menjaga dan mengembangkan solidaritas dalam ASEAN, dan ini adalah saat yang tepat bagi Timor Leste untuk menjadi bagian dari keluarga besar ASEAN,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya.
@uli