TIPS: Cara Aman Transaksi Internet Banking (1)

Editor :
Ilustrasi/republika.co.id/ist.

Silahkan bagikan

VISI-NEWS.COM – Pesatnya perkembangan teknologi dan internet membuat dampak positif bagi masyarakat. Namun di sisi lain, tindak kejahatan juga berkembang. Penipuan tidak hanya bersifat fisik, tapi juga menyasar dunia maya (cyber crime).

Bagi Anda yang sering melakukan transaksi secara online dan melakukan pembayaran melalui layanan perbankan elektronik (e-banking) atau internet banking, Anda perlu mewaspadai modus kejahatan perbankan yang mungkin timbul.

Salah satu contoh tindak kejahatan cyber crime perbankan yaitu phishing. Namun hal ini bisa Anda hindari selama Anda senantiasa waspada dan mengetahui tips transaksi aman saat menggunakan intenet banking. 

Jadi Anda tak perlu khawatir atau takut melakukan transaksi internet banking. Kuncinya ada pada diri Anda, seperti hal dasar yang penting jangan mudah tergiur rayuan menang hadiah dengan cara memberikan data diri lengkap.

Anda harus jaga data-data pribadi perbankan Anda dengan baik guna mengantisipasi dan tidak mengundang tindak kejahatan. 

10 Cara Aman Gunakan Internet Banking

Bank fasilitasi keamanan transaksi. Internet banking adalah layanan yang aman dan terjamin. Bank mengambil banyak tindakan proteksi dengan bantuan teknologi canggih untuk menjaga kerahasiaan dan keamanan akun nasabah.

Banyak hal yang sudah dilakukan bank demi keamanan ini, misalnya saja dengan membuat situs web dengan enkripsi tertentu, sistem otomatis keluar (log out) jika pelanggan meninggalkan komputer tanpa pengawasan untuk beberapa lama. Hingga mengirimkan kode OTP  (One Time Password) yang digunakan untuk transaksi. 

Namun meskipun internet banking adalah layanan bank yang aman dan terjamin, faktanya beberapa orang masih takut menggunakannya. Hal ini merupakan fobia umum di kalangan banyak hanya karena rasa takut berlebih bahwa internet banking punya banyak jenis risiko kejahatan berbasis teknologi.

Memang, internet banking memiliki beberapa risiko tertentu, namun risiko tersebut juga terkait dengan metode perbankan lainnya seperti perilaku kita yang tidak paham cara menggunakan internet banking dengan baik.

Baca Juga :  BPK Klarifikasi Penerima Dana Desa di Kec. Pasirjambu dan Rancabali Kab. Bandung

Lalu, apa saja yang harus diperhatikan untuk menghindari kejahatan yang mungkin timbul dari transaksi online ini?

Simak tips dari cermati.com cara aman bertransaksi internet banking:

1. Ketik URL Internet Banking dengan Benar

Ketika berselancar di dunia maya, sebagian besar orang menggunakan mesin pencari seperti Google, Yahoo, Bing, dan lain-lain untuk mengakses apa yang dicarinya, termasuk bertransaksi internet banking.

Mesin pencari akan menampilkan hasil berdasarkan kata kunci pencarian Anda. Oleh karena itu, mungkin saja Anda melakukan klik tautan situs yang salah. Biasanya situs semacam itu hampir mirip dengan laman lembaga keuangan yang dapat mencuri informasi keuangan Anda.

Lalu jangan mengklik link email untuk membuka situs internet banking karena biasanya itu adalah modus pencurian data Anda. Oleh karena itu, lebih aman untuk masuk dengan mengetikkan URL (Uniform Resource Locator) situs/laman bank Anda di bilah alamat browser Anda secara benar.

Saat ini, bank telah menggunakan Hypertext Transfer Protocol Secure (https) untuk mentransmisikan informasi antara komputer klien dan server mereka. Teknologi ini menggunakan koneksi ter-enkripsi yang memungkinkan transfer data aman.

Tips:  Lihat ‘https’ di alamat URL. Jika Anda tidak dapat melihat ‘https’ di URL halaman log in (masuk), maka hindari melakukan log in dan mintalah perwakilan bank Anda apakah sebaiknya menggunakan situs tersebut atau tidak? Jangan lupa untuk memverifikasi alamat URL.

Sebagai catataan saja, situs resmi bank Anda mungkin dimulai dengan ‘http’, tapi saat Anda dialihkan ke halaman log ininternet banking, maka itu diubah menjadi ‘https’.

2. Gunakan Keyboard Virtual

Anda mungkin pernah mendengar tentang ‘perangkat lunak pelacakan kata kunci’. Perangkat lunak tersebut memungkinkan pengguna untuk melacak semua penekanan tombol pada komputer.

Perangkat lunak itu merekam semua penekanan tombol termasuk tombol fungsi khusus. Beberapa orang mungkin menyalahgunakan jenis perangkat lunak ini.

Baca Juga :  Pelatih Persib Bandung Pantau Latihan Mandiri Pemain

Jika Anda telah menginstal perangkat lunak bajakan ke komputer Anda, maka ada banyak kemungkinan bahwa beberapa program menggunakan jenis-jenis spy wareberbahaya atau program Trojan untuk mencari kata kunci dan rincian log in Anda.

Hal ini juga direkomendasikan oleh bank yang menggunakan software berbasiskeyboard (virtual keyboard) untuk log in.

Tips: Selalu gunakan keyboard virtual yang ditampilkan di layar untuk memasukkanUser ID dan Pasword; terutama saat Anda masuk dari kafe internet atau komputer bersama yang biasanya menawarkan layanan wifi gratis.

Semua situs internet banking dilengkapi dengan fasilitas keyboard virtual. Jadi selalu gunakan software berbasis keyboard untuk masuk ke rincian log inAnda.

3. Ganti Password Secara Berkala

Gunakan password yang kuat. Biasakan mengganti kata sandi (password) internet banking Anda setiap 45-60 hari sekali. Buat kata sandi yang kuat dengan menggunakan kombinasi alfabetis (menurut abjad), numerik (angka) khusus.

Tips:  Kata sandi Anda harus unik. Dan jangan gunakan password yang sama untuk situs web (website) lain dan sulit ditebak orang. Hindari menggunaan nama, tanggal lahir, nomor telepon, nomor registrasi kendaraan dan sebagainya untuk membuat password.
(Bersambung)/@fen/republika.co.id

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Ngaku Wartawan Ketika Tertangkap Warga Mencuri Anjing Milik Kades

Sab Des 12 , 2020
Silahkan bagikanVISI-NEWS.COM – Polisi menangkap tiga orang pria yang mengaku wartawan, setelah tertangkap tangan warga mencuri anjing milik kepala desa di Kecamatan Mande, Cianjur, Jawa Barat. Kepolsek Mande AKP Faisal saat dihubungi di Cianjur, Sabtu (12/12/2020), mengatakan ditangkapnya ketiga orang yang mengaku wartawan tersebut, setelah warga Kampung Neglasari, Desa Kutawaringin, […]