Search
Close this search box.

Tips Hadapi Tantrum Anak, Tetap Tenang dan Bijak

Ilustrasi anak./visi.news/amur.life.

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG – Tantrum adalah salah satu tantangan terbesar bagi orang tua. Kondisi ini bisa muncul dalam bentuk marah, menangis, menjerit, hingga menyakiti diri sendiri atau orang lain. Banyak orang tua yang kewalahan dan akhirnya marah untuk menghentikan tantrum anak. Namun, sebenarnya ada cara lain yang lebih efektif.

Menurut Raising Children, tantrum biasanya terjadi pada anak usia 1-3 tahun. Di usia ini, anak masih belajar mengekspresikan kebutuhan dan perasaannya, sehingga mudah frustrasi. Bahkan anak yang lebih besar juga bisa mengalami tantrum jika belum belajar mengelola emosi dengan baik.

Berikut cara menghadapi anak tantrum tanpa marah:

1. Tetap Tenang

Usahakan tetap tenang saat anak tantrum. Jika orang tua terpancing emosi, anak akan berpikir tantrum adalah cara efektif untuk mendapat perhatian. Setelah anak tenang, ajak bicara dengan lembut tentang perilakunya.

2. Abaikan Jika Tidak Berbahaya

Jika tantrum tidak membahayakan, coba abaikan. Namun, jika anak mulai memukul, melempar, atau menendang benda berbahaya, segera pindahkan ke tempat aman dan tegaskan bahwa perilaku tersebut tidak boleh dilakukan.

3. Alihkan Perhatian

Karena anak memiliki rentang perhatian yang pendek, Anda bisa mengalihkannya dengan mainan favorit, buku, atau aktivitas lain yang disukainya.

4. Pindahkan ke Tempat Tenang

Jika tantrum terjadi di tempat umum, ajak anak menjauh dari keramaian dengan lembut. Ini membantu anak merasa lebih aman dan orang tua bisa lebih tenang menghadapi situasi.

5. Gunakan Kata Sesedikit Mungkin

Saat anak menangis keras atau berteriak, hindari menasihati panjang lebar. Tunggu hingga ia tenang baru ajak bicara menggunakan bahasa sederhana.

6. Akui Perasaannya

Tunjukkan bahwa Anda memahami perasaan anak, misalnya dengan mengatakan, “Ibu tahu kamu marah” atau “Kamu kecewa ya.” Cara ini membantu anak belajar mengenali dan menamai emosinya.

Baca Juga :  Kejagung Kejar Aset Rp14 Triliun: Tanah dan Pabrik Sawit Disita dalam Skandal Ekspor POME

7. Beri Pelukan Setelah Tantrum Reda

Ketika emosi anak sudah reda, pelukan bisa menenangkan dan membuatnya merasa aman. Selain itu, pelukan juga memperkuat ikatan emosional Anda dan si kecil.

Tantrum adalah bagian normal dari tumbuh kembang anak. Dengan kesabaran dan pendekatan tepat, anak akan belajar cara mengekspresikan emosinya secara sehat. @ffr

 

Baca Berita Menarik Lainnya :