VISI.NEWS | BANDUNG – Tantrum adalah salah satu tantangan terbesar bagi orang tua. Kondisi ini bisa muncul dalam bentuk marah, menangis, menjerit, hingga menyakiti diri sendiri atau orang lain. Banyak orang tua yang kewalahan dan akhirnya marah untuk menghentikan tantrum anak. Namun, sebenarnya ada cara lain yang lebih efektif.
Menurut Raising Children, tantrum biasanya terjadi pada anak usia 1-3 tahun. Di usia ini, anak masih belajar mengekspresikan kebutuhan dan perasaannya, sehingga mudah frustrasi. Bahkan anak yang lebih besar juga bisa mengalami tantrum jika belum belajar mengelola emosi dengan baik.
Berikut cara menghadapi anak tantrum tanpa marah:
1. Tetap Tenang
Usahakan tetap tenang saat anak tantrum. Jika orang tua terpancing emosi, anak akan berpikir tantrum adalah cara efektif untuk mendapat perhatian. Setelah anak tenang, ajak bicara dengan lembut tentang perilakunya.
2. Abaikan Jika Tidak Berbahaya
Jika tantrum tidak membahayakan, coba abaikan. Namun, jika anak mulai memukul, melempar, atau menendang benda berbahaya, segera pindahkan ke tempat aman dan tegaskan bahwa perilaku tersebut tidak boleh dilakukan.
3. Alihkan Perhatian
Karena anak memiliki rentang perhatian yang pendek, Anda bisa mengalihkannya dengan mainan favorit, buku, atau aktivitas lain yang disukainya.
4. Pindahkan ke Tempat Tenang
Jika tantrum terjadi di tempat umum, ajak anak menjauh dari keramaian dengan lembut. Ini membantu anak merasa lebih aman dan orang tua bisa lebih tenang menghadapi situasi.
5. Gunakan Kata Sesedikit Mungkin
Saat anak menangis keras atau berteriak, hindari menasihati panjang lebar. Tunggu hingga ia tenang baru ajak bicara menggunakan bahasa sederhana.
6. Akui Perasaannya
Tunjukkan bahwa Anda memahami perasaan anak, misalnya dengan mengatakan, “Ibu tahu kamu marah” atau “Kamu kecewa ya.” Cara ini membantu anak belajar mengenali dan menamai emosinya.
7. Beri Pelukan Setelah Tantrum Reda
Ketika emosi anak sudah reda, pelukan bisa menenangkan dan membuatnya merasa aman. Selain itu, pelukan juga memperkuat ikatan emosional Anda dan si kecil.
Tantrum adalah bagian normal dari tumbuh kembang anak. Dengan kesabaran dan pendekatan tepat, anak akan belajar cara mengekspresikan emosinya secara sehat. @ffr