VISI.NEWS | JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan pentingnya kepala daerah memanfaatkan kewenangan secara tepat dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Menurutnya, sejak era reformasi, pemerintah daerah memiliki ruang luas untuk menetapkan kebijakan melalui berbagai regulasi daerah.
“Daerah bisa melakukan inovasi, terobosan-terobosan kreatif. Sejumlah peraturan yang bisa dibuat, peraturan daerah atau peraturan kepala daerah, bupati, wali kota yang bisa menentukan hajat hidup masyarakatnya,” ujar Tito dalam Pemimpin Daerah Awards 2025 di Jakarta, Kamis (28/8/2025).
Ia menilai, sistem pemilihan kepala daerah langsung memberi legitimasi kuat dari rakyat. Namun, Tito mengingatkan adanya potensi penyalahgunaan kewenangan, sehingga pemerintah pusat tetap menerapkan prinsip reward and punishment dalam mendorong kinerja daerah. Hukuman bisa berupa kritik publik, sanksi administratif, hingga proses hukum.
Tito juga mengapresiasi penyelenggaraan Pemimpin Daerah Awards 2025 yang dinilainya mampu memacu inovasi para kepala daerah.
“Pada malam ini kita menyaksikan salah satu bentuk reward yang diberikan oleh non-pemerintah lebih khususnya adalah dari media,” katanya.
Adapun penghargaan diberikan dalam sejumlah kategori. Untuk Inovasi Daerah, penghargaan diraih Provinsi Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kabupaten Kutai Kartanegara, dan Kotabaru. Pembangunan Ekonomi Daerah dimenangkan Kabupaten Tanah Laut, Tabalong, dan Balangan. Sementara untuk Pelayanan Publik, penghargaan jatuh pada Provinsi Papua Tengah, Kabupaten Lampung Selatan, Kota Surabaya, Provinsi Kalimantan Selatan, Kota Jayapura, Polresta Sidoarjo, serta Satreskrim Polresta Sidoarjo.
Kategori Pengembangan Pariwisata dan UMKM dimenangkan Kota Bandar Lampung, Kota Malang, Kabupaten Berau, dan Batang Hari. Sedangkan untuk Kerja Sama Strategis, penghargaan diberikan kepada DPRD Kota Bekasi.
Acara ini turut dihadiri Menko PMK Pratikno, Kepala BPIK Aries Marsudiyanto, CEO iNews Media Group Angela Tanoesoedibjo, Pemred iNews Aiman Witjaksono, akademisi Trubus Rahardiansah, serta sejumlah kepala daerah penerima penghargaan.
@ffr