Search
Close this search box.

Token AI Melonjak: Kapitalisasi Pasar Naik 17% Jadi $38 Miliar di Bulan Mei

Ilustrasi/visi.news/artificial intellegence

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG – Pasar cryptocurrency menyambut penguatan signifikan di sektor token berbasis kecerdasan buatan (AI) sepanjang Mei 2025. Kapitalisasi pasar untuk token AI melonjak 17% dalam satu bulan terakhir, naik dari $32,46 miliar menjadi $38,08 miliar. Lonjakan ini menunjukkan arus masuk dana baru hampir $6 miliar ke sektor ini, menandakan meningkatnya minat investor terhadap prospek teknologi AI dalam ekosistem blockchain.

Meskipun saat ini token dari sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi) dan koin meme memimpin reli pasar, analis melihat tanda-tanda rotasi modal yang berpotensi membawa token AI ke garis depan dalam beberapa pekan mendatang. Prediksi ini diperkuat oleh tren harga dan volume transaksi yang meningkat di sejumlah proyek AI utama seperti NEAR, FET, dan ICP.

NEAR Protocol, salah satu token AI terdepan, menunjukkan performa impresif sepanjang Mei dengan kenaikan hampir 20%. Saat ini, harga NEAR berada di kisaran $2,94 dan sedang membentuk pola teknikal bullish “Inverse Head and Shoulders”. Jika berhasil menembus level resistensi $3, token ini berpotensi menguji zona suplai di $3,50, yang sebelumnya menjadi area kegagalan breakout.

Kinerja NEAR juga didukung oleh pertumbuhan fundamental yang solid. Data dari DeFiLlama menunjukkan bahwa total nilai terkunci (TVL) di jaringan NEAR telah meningkat menjadi $173 juta, naik dari titik terendah tahun ini. Volume transaksi di bursa terdesentralisasi NEAR pun stabil di atas $17 juta selama beberapa hari terakhir, meskipun penurunan kapitalisasi stablecoin memberi sinyal risiko likuiditas yang perlu diwaspadai.

Sementara itu, Fetch.ai (FET), salah satu token dari aliansi Artificial SuperIntelligence, juga menunjukkan penguatan. Dengan harga saat ini di $0,91, FET telah naik 21% sepanjang Mei dan mendekati level psikologis $1. Pola higher lows dan posisi harga di atas EMA 200 hari mendukung sentimen bullish, dengan target potensial mencapai $1,25 jika berhasil menembus zona resistensi $1,04–$1,22.

Baca Juga :  AS–RI Naik Kelas: Aliansi Militer Baru Picu Sorotan

Menurut data on-chain dari IntoTheBlock, zona resistensi FET antara $0,93 hingga $1,02 saat ini hanya menyimpan sekitar 35 juta token, jauh lebih sedikit dibanding zona support. Hal ini memberikan peluang lebih besar bagi kelanjutan tren naik, meskipun risiko koreksi ke $0,82 tetap terbuka jika terjadi penolakan harga di sekitar $1.

Token AI lainnya, Internet Computer (ICP), juga mencatatkan kenaikan 10% sepanjang Mei meski berada dalam tren turun bulanan selama lima bulan berturut-turut. Kini diperdagangkan di $5,51, ICP menunjukkan sinyal awal pembalikan tren. Indikator MACD dan RSI mendukung potensi breakout menuju $6,08 — level resistensi penting berdasarkan analisis Fibonacci.

Meski demikian, pasar crypto tetap bergerak dinamis dan penuh ketidakpastian. Jika ICP gagal mempertahankan momentum dan menembus $5,84, harga berisiko terkoreksi ke level support $5,01. Namun jika berhasil breakout, target jangka pendek di $6,08 akan menjadi titik konfirmasi tren naik baru bagi token ini.

Secara keseluruhan, lonjakan kapitalisasi pasar token AI menjadi indikasi awal bahwa sektor ini tengah bersiap memimpin reli pasar berikutnya. Diperkuat oleh sentimen teknologi dan perkembangan besar dari perusahaan AI global seperti OpenAI dan Google, token AI kini masuk radar investor sebagai salah satu sektor yang paling menjanjikan di pertengahan 2025.

@uli

Baca Berita Menarik Lainnya :