Tokoh Warga Desa Margamulya Merasakan Manfaat Program Rembug Bedas Bupati Bandung

Editor Program Rembug Bedas Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. /visi.news/engkos kosasih
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | PASIRJAMBU – Pelaksanaan Rembug Bedas menjadi ajang dialog atau diskusi antara Pemerintah Kabupaten Bandung dengan masyarakat yang ada di masing-masing desa maupun kelurahan di Kabupaten Bandung.

Banyak aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam pelaksanaan Rembug Bedas itu. Atas aspirasi yang disampaikan masyarakat, Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna langsung memberikan solusi.

Seperti halnya pada pelaksanaan Rembug Bedas ke-106 di Desa Margamulya Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung, Rabu (27/3/2024).

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Margamulya Eyo Sumantri mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bandung yang sudah mensejahterakan masyarakat Desa Margamulya, di antaranya melalui pemberian insentif guru ngaji, bonus panas bumi, program bunga desa, selain menaikkan insentif RT, RW, Linmas, LPMD, kader PKK, dan lainnya.

Ia berharap kepada Bupati Bandung untuk memperbaiki jalan kabupaten yang rusak yang ada di Desa Margamulya sepajang kurang dari 1 km.

Ia pun berharap ada legalitas, untuk pemberian modal usaha dari pemerintah desa ke Bumdes. Hal itu sebagai solusi untuk pengembangan usaha yang dilaksanakan Bumdes.

Sopandi, Ketua RW 04 Desa Margamulya, mengungkapkan terkait rutilahu, di wilayahnya terdampak banjir belum ada kontrol atau pengecekan dari pemerintah atau pihak terkait.

“Selama saya menjabat RW baru satu unit dapat program rutilahu,” katanya.

Ia pun mengungkapkan ada insentif guru ngaji, bagaimana dengan insentif untuk marbot. Selain itu, mempertanyakan kartu BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) yang tidak aktif.

Elis Herlawati, Bunda Literasi RW mengucapkan terima kasih karena sudah diberikan kesempatan untuk menjadi Bunda Literasi RW. Ia berharap agar ada pelatihan literasi, selain ada pojok baca, dan butuh alat kampanye literasi di masing-masing RW.

Sementara itu, Kepala Desa Margamulya Dede Odih mengucapkan selamat datang kepada Bupati Bandung Dadang Supriatna dalam rangka kegiatan Rembug Bedas di Desa Margamulya.

Baca Juga :  Terlibat Mafia Pinjam Nama pada Kredit Motor, Seorang Debitur dan Oknum Jual Beli Motor Kredit Dipidana

“Alhamdulillah, ada program Rembug Bedas yang dilaksanakan di Desa Margamulya,” katanya.

Ia mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bandung atas realisasi 13 program prioritas yang sudah dirasakan masyarakat. Di antaranya guru ngaji, selain BPJS Ketenagakerjaan.

“Ketika ada guru ngaji meninggal bisa mendapatkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan. Saat ini, ada BPJS Ketenagakerjaan untuk para petani,” kata Dede.

Dede mengatakan guru ngaji penerima manfaat program prioritas itu, turut mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bandung. Warga berharap Bupati Bandung maju dua periode dalam kepemimpinannya.

Ia pun menyampaikan aspirasinya terkait jalan rusak sekitar sepanjang 0,5 km di Desa Margamulya yang perlu segera ada perbaikan.

“Lampu penerangan jalan umum banyak yang padam, sehingga berharap segera ada perbaikan,” harapnya.

Dede mengungkapkan ada aliran air putus di wilayahnya, yang biasanya digunakan untuk mengairi lahan pertanian seluas 100 hektare.

“Berharap ada perbaikan aliran air tersebut, supaya petani bisa mengolah lahannya disaat musim kemarau,” katanya.

Seperti biasa, Bupati Bandung Dadang Supriatna menyerahkan bantuan wakaf buku, hibah kartu tani Sibedas, bantuan stimulan perbaikan rutilahu, fasilitas halal, nomor induk berusaha dan bantuan cadangan pangan kepada masyarakat penerima manfaat tersebut.

Bupati Dadang Supriatna mengatakan, pelaksanaan Rembug Bedas ini dalam rangka silaturahmi antara pemerintah dengan masyarakat.

Ia mendorong pemerintah desa untuk menggelar musdes (musyawarah desa), terkait dengan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat banyak.

Dadang berharap generasi Z untuk berpikir pada bidang pertanian, sehingga harus ada kaderisasi. Meski demikian, katanya, kebutuhan beras dalam tiga bulan kedepan di Kabupaten Bandung masih surplus.

“Kita memiliki 87.000 petani hebat di Kabupaten Bandung, sehingga pertumbuhan ekonomi masyarakat cepat. Sebanyak 87.000 petani itu diberi BPJS Ketenagakerjaan mulai tahun 2024 ini,” katanya.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Kota Bandung Siti Muntamah, "Penggunaan Masker Cara Termudah Lawan Covid-19" 

Pemkab Bandung memberikan hibah kepada para petani yaitu sebesar Rp 25 miliar untuk 50.000 petani.

Bupati mengatakan bahwa para pemilik lahan sawah abadi mulai tahun 2023 lalu tidak bayar PBB. Syaratnya harus dibuatkan Perdes tentang lahan abadi.

“Lahan pertanian abadi itu, boleh diperjualbelikan, tetapi tidak boleh didirikan bangunan pabrik dan perumahan,” katanya.

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna mengatakan, bahwa semula sebanyak 37.000 rutilahu di Kabupaten Bandung pada awal dirinya menjabat Bupati Bandung. Sehingga diprogramkan sebanyak 7.000 unit per tahun dalam penanganannya. Dalam realisasinya lebih dari 7.000 rutilahu yang berhasil ditangani Pemkab Bandung.

Kang DS pun mengintruksikan kepada para Ketua RW dan pemerintahan desa untuk mendata warga yang rumahnya masuk kategori rumah tidak layak huni.

“Datanya berikan kepada saya, nanti dibagi anggarannya untuk perbaikan rutilahu itu,” katanya.

Ia pun turut memperhatikan marbot, terutama yang belum terakomodir menerima bantuan insentif. “Kita bagaimana fokus memperhatikan para ulama, melalui program guru ngaji,” katanya.

Kang DS pun memberikan bantuan pangan non tunai (BPNT) kepada masyarakat yang ada di lokasi Rembug Bedas. “Jangan sampai ada masyarakat yang tidak makan,” katanya.

Ia berharap dengan adanya bantuan pangan itu, dapat menstabilkan inflasi di Kabupaten Bandung. Bupati berharap bahwa Posyandu yang menyatu dengan kantor RW, juga ada pojok bacanya yang mudah diakses anak-anak, remaja, maupun orang dewasa untuk membaca buku. Pemkab Bandung pun siap menganggarkan untuk peralatan kampanye literasi bagi masyarakat.

@kos

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Rembug Bedas di Desa Sugihmukti, Yogaswara Berharap Insentif RT Dinaikkan

Rab Mar 27 , 2024
Silahkan bagikanVISI.NEWS | PASIRJAMBU – Sejumlah aspirasi menjadi bahan diskusi pada pelaksanaan Rembug Bedas ke-107 di Aula Al Rasyid Kampung Muara RW 10 Desa Sugihmukti, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Rabu (27/3/2024). Mengingat, warga yang hadir saat itu menyampaikan aspirasinya kepada Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna. Sebut saja namanya Irma, Bunda […]