Tolak untuk Kepentingan Politik Pasangan Capres, Gus Muhaimin, “Bansos harus tetap dilaksanakan”

Editor Cawapres A. Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) saat hadir giat konsolidasi kader Kor TPS se-Kabupaten Bandung di Gedung Indoor Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung, Rabu (3/1/2024). /visi.news/engkos kosasih
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | KUTAWARINGIN – A. Muhaimin Iskandar, Cawapres pasangan Capres Anies Rasyid Baswedan atau Pasangan AMIN hadir di tengah-tengah sekitar 12.000 kader Kor TPS di Gedung Indoor Si Jalak Harupat Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung Jawa Barat, Rabu (3/1/2024).

Muhaimin Iskandar yang merupakan Ketua Umum PKB ini hadir pada pelaksanaan konsolidasi kader Kor TPS se-Kabupaten Bandung. Pada kesempatan itu, Gus Muhaimin, sapaan akrab Muhaimin Iskandar ini turut didampingi Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, Ketua DPW PKB Provinsi Jawa Barat Syaiful Huda, Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung Dadang Supriatna dan hadir pula puluhan Caleg PKB, selain belasan ribu kader PKB yang turut menyambut kehadiran Cawapres Gus Muhaimin tersebut.

Gus Muhaimin menyebutkan dalam menghadapi Pilpres 2024, bahwa Jawa Barat merupakan kekuatan Pasangan AMIN. Minimal 50 persen menang di Jawa Barat.

Seusai menemui belasan ribu kader Kor TPS, Gus Muhaimin sempat mengungkapkan ada pemberitaan sebelumnya yang harus diralat, bahwa ia tidak setuju dengan penghentian pemberian bansos. “Tapi harus tetap dilaksanakan. Yang saya tolak adalah apabila pemberian bansos dalam bulan ini dimanfaatkan oleh pasangan calon tertentu atau digunakan untuk kepentingan politik kelompok tertentu. Itu yang tidak boleh dilakukan,” kata Gus Muhaimin kepada wartawan.

“Tapi saya minta bansos tetap diberikan secepat-cepatnya sesuai dengan rencana, yang memang sudah dianggarkan oleh DPR dan pemerintah,” imbuhnya.
Gus Muhaimin juga menolak bansos yang diberikan seolah-olah atas nama seseorang. “Bansos ini uang rakyat. Harus diberikan kepada rakyat. Tidak boleh dimanfaatkan untuk pemilu, untuk kepentingan kelompok tertentu,” ujarnya.

Untuk itu, imbuh dia, bansos tidak ditunda, tapi terus dilaksanakan.
Ia juga berharap kepada DPR untuk mengawasi supaya bansos tidak ditunggangi calon tertentu. Semua lembaga sosial kemasyarakatan mengawasi, rakyat harus cerdas.
“Kalau ada bantuan dari negara, bansos-bansos ini, uang cash maupun sembako, itu uang kalian sendiri, uang rakyat sendiri yang sudah dianggarkan oleh DPR dan pemerintah,” tandasnya.

Baca Juga :  Massa Kejar dan Rusak Mobil Pelaku Tabrak Lari di Tol Ciledug

Gus Muhaimin berharap masyarakat harus tahu dan media harus memberi tahu kepada masyarakat, bahwa bansos yang diberikan adalah uang rakyat sendiri. Gus Muhaimin mengungkapkan ada program bansos plus ini ada dua yang disiapkan. “Plus dari segi jumlahnya ditambah. Yang kedua dari segi data penerimanya, harus transparan dan nyampai kepada yang paling berhak,” katanya.

Ia menjelaskan ada bansos yang bersifat sembako dan bansos bersifat uang cash. Ada bansos bersifat BBM solar, ada bansos yang bersifat pupuk.
“Masih banyak yang harus kita siapkan. Sampai hari ini yang harus kita andalkan untuk bansos itu cukup besar. Tapi angkanya nanti lihat jumlah datanya,” ujarnya.

Gus Muhaimin kembali menegaskan bansos harus tetap dilaksanakan. “Tidak usah ditunda. Tetapi jangan sampai rakyat tidak tahu. Itu, rakyat uangnya sendiri. Bukan oleh pemerintah ataupun oleh segelintir calon atau pribadi,” katanya.
Disinggung terkait dengan penanganan persoalan pinjaman online (pinjol), Gus Muhaimin mengatakan begitu Pasangan AMIN menang pada Pemilu 14 Februari 2024, seluruh korban pinjol akan ditangani.

“Tidak usah sedih, tidak usah khawatir ada kami pemerintah yang akan membantu kalian. Membantu mengatasi, kemudian kita panggil pihak-pihak yang memeras itu coba dicari jalan temunya. Kalau perlu pemerintah juga membantu mengeluarkan pinjaman yang lebih gampang,” terangnya.

Ia juga berharap bersama OJK (Otoritas Jasa Keuangan) harus mengejar pinjol ilegal yang memeras. “Dicari dan ditangkap. Kalau kita jadi Presiden dan Wakil Presiden kita akan menggunakan seluruh kewenangan untuk menangkap pinjol ilegal yang memeras,” katanya.
Kemudian, imbuh Gus Muhaimin, menangani masyarakat yang menjadi korban pinjol, supaya mereka tidak frustasi.

“Banyak yang mau bunuh diri gara-gara itu. Selain itu sempurnakan sistemnya. Bersama OJK nanti pemerintah, baik itu aplikasinya, baik itu edukasinya, baik itu pengawasannya, jadi satu rangkaian kerja pemerintah dan OJK,” katanya.
Menurutnya, pinjol yang ilegal atau memeras itu untuk ditutup dan OJK punya kewenangan untuk menjaga yang sehat.
“Kita tidak boleh kalah dengan mafia. Kita harus lawan mereka,” tandasnya.

Baca Juga :  Buntut Terbongkarnya Mafia IMEI, Sebanyak 176 Ribu iPhone di Indonesia akan Dimatikan

@kos

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

11 Kebiasaan Siaga Bencana yang Perlu Diterapkan Mulai Hari Ini

Rab Jan 3 , 2024
Silahkan bagikanVISI.NEWS | BANDUNG – Indonesia merupakan negara yang rawan bencana alam, seperti banjir, tanah longsor, gempa bumi, tsunami, gunung berapi, dan lain-lain. Bencana alam bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, tanpa bisa diprediksi. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu siap menghadapi bencana alam, baik untuk […]