Trafic Pemudik ke Kota Solo Tidak Terlalu Ramai

Editor :
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka bersama Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, menyaksikan pelaksanaan penyekatan pemudik di Faroka, pintu masuk Kota Solo dari arah barat di kawasan Kleco./visi.news/tok suwarto.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka bersama Kapolresta
Surakarta, Kombes Pol. Ade Syafri Simanjuntak, memantau secara langsung pelaksanaan penyekatan terhadap warga yang nekat mudik dan memasuki Kota Solo, pada Selasa (11/5/2021).

Titik lokasi yang ditinjau wali kota Solo, adalah pintu masuk Kota Solo dari arah Jakarta atau Bandung lewat Semarang atau Yogyakarta di sisi barat, yaitu di Faroka kawasan Kleco.

Di jalur padat lalu lintas tersebut, para petugas gabungan dari unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan dan lain-lain, melakukan penyekatan terhadap semua kendaraan dengan plat nomor luar Kota Solo. Baik pengemudi maupun penumpang di dalamnya, diminta menunjukkan kelengkapan surat-surat, terutama SIKM dan surat keterangan hasil rapid test.

Wali kota Gibran, menjelaskan, proses penyekatan akan terus digelar di kawasan perbatasan di titik-titik pintu masuk Kota Solo.

Di sela pemantauan, Gibran menyatakan, secara umum dia melihat masyarakat sudah memahami aturan untuk menahan diri tidak mudik.

“Saya lihat, trafic-nya tidak terlalu ramai. Saya kira warga sudah mulai memahami aturan untuk tidak mudik terlebih dahulu,” ujarnya.

Wali Kota Solo menekankan, Satgas Jogo Tonggo yang berperan penting dalam pemantauan pemudik nekat harus tetap siaga memantau pemudik yang lolos pemeriksaan.

Dia menyebutkan, sampai H-2 lebaran sudah 12 orang pemudik nekat yang menjalani wajib karantina di Solo Techno Park, yang berasal dari laporan Satgas Jogo Tonggo.

“Kebanyakan pemudik dari luar kota yang lolos penyekatan, pasti ketahuan Satgas Jogo Tonggo. Para pemudik yang dilaporkan Satgas Jogo Tonggo akan langsung kita jemput dan dilakukan test antigen. Bagi yang hasilnya negatif dikarantina di Solo Techno Park dan yang positif dikirim ke rumah sakit,” jelasnya.

Baca Juga :  24 Orang Terjaring Operasi Tak Pakai Masker di Kota Solo Disanksi Bersihkan Sungai

Gibran menyatakan, menjelang lebaran yang tinggal beberapa hari, pihaknya berkoordinasi dengan pengelola pusat perbelanjaan untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung dan memastikan pengunjung tetap mengedepankan protokol kesehatan. Dia memperkirakan, setelah masyarakat menerima THR pasti akan banyak yang berbelanja.

Sebelumnya, Ketua Satgas Penanganan Covid 19 Kota Solo, Ahyani, mengungkapkan, Satgas Jogo Tonggo yang secara intensif memantau pemudik nekat yang lolos penyekatan, melaporkan pemudik yang sudah sampai di rumah masing masing.

Di antara pemudik dari Bandung dan Tangerang itu, berdasarkan hasil test rapid kedapatan seorang terkonfirmasi positif Covid-19 dan seorang lagi menunjukkan gejala reaktif sehingga harus ditangani secara khusus. @tok

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

KHUTBAH IDUL FITRI : Lebaran Tanpa Mudik dan Hikmahnya

Sel Mei 11 , 2021
Silahkan bagikanKhutbah I اللهُ اَكْبَرُ ٩×. اللهُ اَكْبَرُ كَبِيْرًا، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلاً، لاَاِلهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ، اللهُ اَكْبَرُ وَلِلّٰهِ اَلْحَمْدُ اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي جَعَلَ لِلْمُسْلِمِيْنَ عِيدَ الْفِطْرِ بَعْدَ صِيَامِ وَقِيَامِ رَمَضَانَ. اَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَاَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا […]