VISI.NEWS|BANDUNG Dominasi permainan tidak selalu berujung kemenangan. Itulah kenyataan pahit yang harus diterima AS Roma setelah takluk 0-1 dari Udinese pada pekan ke-23 Serie A di Bluenergy Stadium, Selasa (03/02/2026) dini hari WIB. Dalam laga yang nyaris sepenuhnya dikendalikan Roma, satu momen krusial justru mengubah arah pertandingan.
Sejak menit awal, AS Roma tampil menguasai permainan. Catatan statistik menunjukkan penguasaan bola mencapai 64 persen, sementara Udinese lebih banyak bertahan dan menunggu peluang serangan balik. Roma melepaskan 10 tembakan dengan tiga mengarah ke gawang, tetapi efektivitas menjadi persoalan utama.
Udinese justru tampil lebih klinis. Dari tekanan yang minim, tuan rumah mendapatkan hadiah tendangan bebas pada menit ke-49. Jurgen Ekkelenkamp mengeksekusinya dengan sempurna, mengirim bola ke gawang dan membungkam stadion yang sebelumnya terus ditekan Roma.
Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam laga yang berjalan ketat. AS Roma mencoba bangkit di sisa waktu pertandingan, namun berbagai peluang gagal berbuah gol. Bryan Cristante sempat menjebol gawang Udinese pada menit ke-90, tetapi dianulir karena offside. Tak lama berselang, Gianluca Mancini hampir menyamakan kedudukan sebelum Maduka Okoye melakukan penyelamatan krusial tepat di garis gawang.
Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, menilai kekalahan ini bukan soal sikap bermain, melainkan detail kecil yang tak berpihak pada timnya.
“Tidak diragukan lagi, bermain melawan Udinese tidak pernah mudah,” kata Gasperini.
“Kami kurang presisi di sepertiga akhir lapangan, kurang beruntung beberapa sentimeter di menit-menit akhir,” lanjutnya.
Gasperini juga menyinggung proses terjadinya gol yang membuat Roma kehilangan poin penting dalam persaingan papan atas.
“Gol yang kami kebobolan menunjukkan keberuntungan tidak berpihak pada kami malam ini,” ujarnya.
“Meskipun demikian, kami pergi dengan kepala tegak, dan dengan kekuatan untuk terus memperbaiki diri,” tambah Gasperini.
Kekalahan ini membuat AS Roma tetap tertahan di peringkat kelima klasemen sementara Serie A dengan 43 poin, tertinggal dua angka dari Juventus di posisi keempat. Sementara itu, Udinese naik ke peringkat kesembilan dengan koleksi 32 poin.
Bagi Roma, laga di Udine menjadi tragedi tersendiri: dominasi tanpa hasil, kontrol tanpa gol, dan satu momen yang cukup untuk meruntuhkan upaya sepanjang 90 menit.@fajar