VISI.NEWS|BANDUNG -Pergantian pelatih belum membawa perubahan instan bagi Chelsea. Di saat manajer baru Liam Rosenior telah resmi ditunjuk, London Biru justru menelan kekalahan pahit 1-2 dari Fulham dalam lanjutan kompetisi Liga Inggris, Kamis (8/1/2026) dini hari WIB. Ironisnya, Rosenior hanya menyaksikan kekalahan itu dari tribun penonton.
Chelsea mengumumkan penunjukan Rosenior sebagai manajer anyar pada Selasa (6/1/2026), menggantikan Enzo Maresca yang dipecat pada momen Tahun Baru. Namun waktu kedatangan yang mepet membuat Rosenior belum turun langsung memimpin tim saat bertandang ke Craven Cottage.
Dalam laga tersebut, Chelsea harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-22 setelah Marc Cucurella diganjar kartu merah. Situasi itu membuat Fulham lebih leluasa menekan hingga memastikan kemenangan atas rival sekota mereka.
Posisi pelatih kepala sementara di pinggir lapangan dipegang oleh Calum McFarlene. Ia mengungkap peran Rosenior jelang pertandingan meski sang manajer belum terlibat langsung secara teknis.
“Karena dia datang sangat terlambat, kami sudah melakukan persiapan jadi dia menyerahkan semuanya kepada kami. Dia memberikan kata-kata yang sangat memotivasi dan pujian,” kata McFarlene.
McFarlene menyebut Rosenior memilih untuk memberi kepercayaan penuh kepada staf interim dalam menentukan strategi dan susunan pemain.
“Dia membiarkan kami memilih tim dan taktik. Dia sangat menghormati dan mempercayai kami sebelum memulai pekerjaannya besok,” ujarnya.
Rosenior terlihat tiba bersama rombongan tim dan menyaksikan pertandingan dari tribun bersama salah satu petinggi klub, Behdad Eghbali. Kekalahan ini menambah tekanan bagi Chelsea yang tengah berjuang keluar dari inkonsistensi performa.
Liam Rosenior dijadwalkan memimpin sesi latihan perdananya sebagai manajer Chelsea pada Jumat (9/1/2026). Ia diproyeksikan melakoni debut resminya di pinggir lapangan saat Chelsea menghadapi Charlton Athletic pada laga Piala FA akhir pekan ini.@fajar