UMRAH : 11 Jemaah Indonesia Dikarantina di Arab Saudi

Editor Ilustrasi Kakbah dan kaum muslim tengah beribadah./istimewa/via republika.co.id
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Indonesia kembali memberangkatkan jemaah umrahnya setelah sempat terhenti pada awal November lalu. Dua gelombang jemaah yang berangkat pada 22 dan 24 November disebut dalam kondisi sehat dan aman.

“Yang berangkat tanggal 22 sedang berada di Madinah, sementara yang berangkat tgl 24 masih di Maekah. Alhamdulillah sehat semua,” ujar Konsul Haji KJRI Jeddah, Endang Jumali, seperti dilansir Republika, Ahad (29/11/2020).

Meski demikian, ia menyebut ada 11 jemaah yang sedang diisolasi karena hasil tes SWAB-nya menunjukkan positif Covid-19. Belasan orang ini merupakan jemaah yang berangkat tanggal 22 November.

“Sekarang jemaah sedang diisolasi, menunggu sampai 10 hari. Untuk keberangkatan 24 November semua jemaah negatif,” kata dia.

Endang Jumali menyebut pelaksanaan umrah masih berjalan aman dan lancar. Namun demikian, sampai saat ini belum ada informasi terkait keberangkatan jemaah umrah dari Indonesia di bulan Desember.

Sebelumnya, Konsul Jenderal (Konjen) RI di Jeddah Eko Hartono, menyebut ada 10 jemaah menunjukkan hasil tes reaktif Covid-19. Mereka merupakan kelompok jemaah yang berangkat tanggal 22 November dan memiliki gejala ringan.

“Sementara ini ada 10 jamaah reaktif sehingga mereka dikarantina. Sedangkan lainnya boleh menjalankan umrah sejak 25 November kemarin,” ujar Konjen Eko saat dihubungi Republika.co.id, Kamis (26/11/2020).

Total saat ini ada 95 jemaah yang sedang menjalankan umrah. 74 jemaah tiba tanggal 22 November, sementara sisanya merupakan kedatangan 24 November.

Ia juga menyebut, sejauh ini tidak ada masalah terkait izin penerbangan jemaah umrah dari Indonesia. Meski demikian, hingga saat ini ia belum menerima informasi kapan keberangkatan jemaah umrah berikutnya.

“Tiga jemaah yang sebelumnya masih dikarantina, sudah kembali ke Indonesia. Untuk rombongan 1 sampai 3 sudah kembali semua,” lanjutnya.

Baca Juga :  Jalan Provinsi Di Subang Rusak, Reynaldi : Pemprov Jabar Diminta Segera Memperbaikinya

Diberitakan sebelumnya, berdasarkan hasil tes PCR/SWAB oleh Kementerian Kesehatan Saudi jamaah umrah Indonesia yang tiba tanggal 1 November 2020 terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak delapan orang.

Selanjutnya jemaah yang berangkat tanggal 3 November 2020, terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak lima orang. Hanya keberangkatan jemaah tanggal 8 November 2020 yang bebas Covid-19.

Berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan Kementerian Agama, ada sejumlah catatan yang perlu menjadi perhatian. Salah satunya, Kemenag menilai perlu dilakukan karantina jemaah sebelum saat keberangkatan, minimal tiga hari. 

Karantina ini dilakukan guna memastikan proses tes PCR/SWAB dilakukan dengan benar dan tidak mepet waktu keberangkatan. Pelaksanaan karantina ini juga dinilai dapat menghindari risiko adanya pemalsuan data status jemaah. @fen 

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

KIPRAH: Mantan Dosen Afsel ke Masjidilaqsa Berlajan Kaki, Berencana Terus ke Masjidilharam

Sen Nov 30 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Seorang mantan dosen Universitas Afrika Selatan, Shahid Bin Yusef Takala, berjalan kaki dari Cape Town ke Masjid Al-Aqsa Yerusalem. Rencananya, ia akan melanjutkan perjalanan ke Madinah dan Mekah di Arab Saudi, dengan cara yang sama. Takala diketahui tiba di Masjid Al-Aqsa pada Februari dan berangkat dari Cape […]