UMRAH: Evaluasi Menag, Semua Pihak Harus Mendukung agar ke Depan Lebih Baik

Ilustrasi Kakbah dan kaum muslim tengah beribadah./istimewa/via republika.co.id
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Menteri Agama Fachrul Razi mengajak seluruh pihak mendukung pelaksanaan umrah ke depan agar dapat dilaksanakan lebih baik.

Hal ini disampaikan Menag saat menyampaikan hasil pemantauan dan pengawasan pelaksanaan umrah di masa pandemi, dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta. 

Keberhasilan pelaksanaan umrah di masa pandemi ini menurut Menag salah satunya juga bergantung pada kepatuhan protokol kesehatan dari jemaah.

“Saya berharap jemaah melaksanakan disiplin yang ketat, terkait dengan penerapan protokol kesehatan selama karantina, baik di tanah air maupun di tanah suci,” kata Menag, Rabu (18/11/2020), seperti dilansir kemenag.go.id.

Berdasarkan hasil pemantauan dan pengawasan, menurut Menag perlu juga dilakukan beberapa perbaikan mekanisme pelaksanaan umrah di masa pandemi. Di antaranya, perlunya karantina jemaah pada saat keberangkatan minimal tiga hari, guna memastikan proses tes PCR/swab dilakukan dengan benar. 

“Ini tidak mepet waktunya dan menghindari risiko adanya pemalsuan data status jemaah,” kata Menag. 

Selain itu penting juga dilakukan verifikasi dan validasi dokumen hasil PCR/swab yang dilakukan oleh petugas Kementerian Kesehatan RI sesuai protokol kesehatan untuk pelaku perjalanan dari luar negeri.

Hasil pemantauan di lapangan, menurut Menag, ditemukan bukti dokumen bebas Covid-19 belum terverifikasi secara sistem sehingga masih ada kemungkinan terjadi pemalsuan.

Keberangkatan Jemaah Umrah 22 November Masih Diproses

Sementara itu, jemaah umrah asal Indonesia kelompok terbang (kloter) empat dijadwalkan berangkat pada 22 November 2020. Dari kloter inilah bisa dipastikan Arab Saudi tak menutup akses umrah untuk jemaah haji Indonesia.

“Insyaallah, visa umrah kembali normal, yang akan menopang keberangkatan 22 November,” kata Sekjen Sarikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia (Sapuhi), Ikhsan Fauzi Rahman saat dihubungi, Rabu (18/11/2020), seperti dilansir ihram.co.id

Ikhsan mengaku belum mengetahui berapa jumlah jemaah yang akan berangkat pada 22 November. Sampai saat ini, ia masih menunggu pembaruan sistem untuk memastikan berapa jumlah jemaah yang pengajuan visanya disetujui.

“Visanya sampai hari ini masih diproses,” ujarnya.

Ikhsan memastikan sistem pengajuan visa masih aktif dan travel yang mengajukan visa tinggal menunggu persetujuan dari Kementerian urusan Haji dan Umrah Arab Saudi. Jadi penghentian sementara ini bukan menutup akses umrah, tetapi sedang pemeliharaan sistem.

“Istilahnya penundaan pembayaran (pending payment) ya, jadi kita tinggal bayar aja ada tapi perlu persetujuan dari Kementerian Haji,” katanya.

Ikhsan mengatakan, setelah disetujui oleh Kementerian Haji Arab Saudi, pemohon bisa langsung bayar dan mengambil visa jemaah. Jadi dapat dipastikan Saudi tak menutup akses umrah untuk Indonesia.

“Kita bayar, lalu dari penyedia visa akan mengeluarkan visanya,” katanya.

Sampai saat ini semua penyedia visa sedang menunggu proses persetujuan pengajuan visa dari otoritas Arab Saudi. Dia berharap semua proses umrah kloter kedua dari awal sampai akhir lancar

“Jadi sama-sama kita menunggu kebijakan dari pemerintah Saudi untuk mengaktifkan kembali sistemnya,” katanya.

Menurutnya, di sistem resmi Pemerintah Saudi sudah mengetahui muassasah mana saja atau provider visa mana saja yang sudah aktif. Menurutnya, sudah ada puluhan penyedia visa yang aktif, termasuk dari Indonesia. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kafilah Kota Bandung Diharapkan Berjaya di MTQ Nasional 2020

Rab Nov 18 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Wali Kota Bandung Oded M Danial berharap kafilah asal Kota Bandung dapat memberikan kontribusi terbaik bagi kontingen Jawa Barat yang tengah berlaga di ajang Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) XVIII Tingkat Nasional Tahun 2020 di Sumatra Barat. “Mudah-mudahan kehadiran saya bersama pengurus LPTQ bisa menguatkan mereka untuk […]