Unit Agrowisita N8 Kembali Buka

Penanggung Jawab Agrowisata N8 difoto bersama peserta Raker fan OKK PWI, Kamis (10/9)./visi.news/budimantara.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Agrowisata N8, unit bisnis yang dikelola oleh PT Perkebunan Nusanatara VIII (PTPN VIII) sudah dibuka kembali sejak Juli 2020, setelah sebelumnya ditutup karena pandemi corona.

Sergiues Windhya, Penanggung Jawab Agrowisata N8 PT Perkebunan Nusanatara VIII (PTPN VIII) Rancabali-Patengang Kabupaten Bandung, Jawa Barat mengatakan, Unit Agrowisata N8 bergerak di bidang jasa usaha penginapan di areal perkebunan teh yang terletak di beberapa tempat di Jawa Barat, yaitu di Gunung Mas -Puncak, Rancabali – Ciwidey, Malabar- Pangalengan, Ciater, dan Tenjoresmi -Sukabumi.

Dia mengatakan, dibukanya kembali kegiatan wisata sesuai dengan arahan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bahwa dalam wisata di Jawa Barat didahulukan untuk yang berkonsep outdoor.

“Juga ada surat Menteri BUMN Erick Thohir yang mengeluarkan Surat Edaran Menteri BUMN S/336/MBU/05/2020 tentang Antisipasi BUMN Menghadapi The New Normal,” ujar Sergiues Windhya, kepada VISI.NEWS, usai menjadi narasumber dalam kegiatan Raker dan OKK PWI Kabupaten Bandung, Kamis(10/9).

Oleh karena itu, lanjut dia, pihaknya sebagai pengelola agrowisata dalam memasuki adaptasi kebiasaan baru (AKB) pada sektor pariwisata dan kebudayaan tetap menerapkan protokol kesehatan agar aman dari ancaman Covid-19.

Agrowisata N8 sudah menyiapkan protokoler kesehatan terkait dengan upaya memutus mata rantai Covid-19 baik bagi wisatawan yang berkunjung maupun karyawan, yaitu menggunakan masker, face shield, ukur suhu badan sebelum bekerja, hingga sarung tangan. Di lokasi juga banyak dijumpai fasilitas cuci tangan dengan sabun.

“Selain tempat, seluruh karyawan juga mengacu pada protokol kesehatan. Yang jelas, kami menjamin kesterilan berbagai hal di destinasi wisata agrowisata. Kami sangat sadar dan waspada akan potensi ancaman Covid-19. Untuk itu, berbagai fasilitas selalu rutin kami cek dan bersihkan,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, kunjungan dibatasi hanya 30 persen dari kapasitas areal lokasi wisata, sedangkan penginapan dibatasi hanya 50 persen dari kapasitas maksimal
Agrowisata N8.

“Kami pun memberikan promo diskon 30% untuk setiap penginapan,” pungkasnya. @bud

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Wagub Jabar: Media Harus Bisa Jadi Pengawas Pilkada

Kam Sep 10 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS — Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Uu Ruzhanul Ulum, selesai Deklarasi Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan dalam Setiap tahapan Pilkada serentak 2020 dan Pemakaian Masker secara Nasional, mengharapkan kepada semua media bisa turut andil dalam mensukseskan Pilkada serentak nanti. Jangan hanya mengawasi kecurangan Pilkada, tapi bisa juga menjadi […]