UNS Bentuk MWA Perdana Diketuai Marsekal TNI Hadi Tjahjanto Sebagai Wakil Masyarakat

Editor :
Rektor UNS, Prof. Dr. Jamal Wiwoho, bersama Senat Akademik (SA) UNS, seusai pembentukan Majelis Wali Amanat (MWA) pertama kali yang dilaksanakan melalui proses musyawarah mufakat./visi.news/istimewa.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Prof. Dr. Jamal Wiwoho, mengumumkan nama-nama 17 anggota Majelis Wali Amanat (MWA) yang baru pertama kali terbentuk, menyusul perubahan status yang semula sebagai perguruan tinggi negeri dengan status badan layanan umum (PTN-BLU) menjadi perguruan tinggi negeri berstatus berbadan hukum (PTN-BH).

Status UNS sebagai PTN-BH, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2020 Tentang Perguruan Tinggi Badan Hukum Universitas Sebelas Maret ( PTN-BH UNS), yang ditandatangani Presiden Joko Widodo, pada 6 Oktober 2020 lalu.

Prof. Jamal Wiwoho, dalam keterangan tertulis kepada VISI.NEWS, Selasa (3/11/2020) menyatakan, sejak terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 56 Tahun 2020 tersebut, UNS melakukan proses penyesuaian susunan organisasi internal secara menyeluruh.

Berdasarkan ketentuan pasal 24 PP No. 56 tahun 2020, disebutkan organisasi UNS terdiri atas: MWA, senat akademik (SA), pemimpin universitas (Rektor), dan Dewan Profesor.

“Majelis Wali Amanat yang berjumlah 17 orang, terdiri atas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim, Rektor UNS, Prof. Dr. Jamal Wiwoho, Ketua SA Prof. Dr. Adi Sulistiyono, wakil dari masyarakat sebanyak 4 orang, yakni Marsekal TNI Dr (HC) Hadi Tjahjanto, SIP, Ir. Gunawan Sulistyo MM, Dr. Suprayitno, Drs. Charmaida Tjokrosuwarno, MA, dan 7 perwakilan senat akademik, terdiri dari Prof. Hasan Fauzi MBA, PhD, Prof Dr. Istadiyanta, Prof. Dr. Tri Atmojo Kusmayadi MSc, PhD, Prof. Dr. Mahendra Wijaya, Prof. Dr. Weidy Murtini, Prof. Yusep Muslih Purwana, PdD, Dr. Ir. Eni Lestari. Sedangkan perwakilan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UNS, yaitu Ir. Budi Harto, MM, serta Mohammad Sholihin , SAg, SIP mewakili tenaga kependidikan UNS dan Muhammad Zainal Arifin, Presiden BEM UNS mewakili unsur mahasiswa,” katanya.

Rapat pembentukan MWA perdana, menurut Prof. Jamal, dibuka ketua senat akademik UNS, Prof. Adi Sulistiyono, kemudian proses selanjutnya dipimpin anggota senat tertua, Prof. Weidy Murtini dan anggota senat termuda, Muhammad Zainal Arifin.

Pembentukan MWA, katanya dilaksanakan secara musawarah mufakat dan secara aklamasi memilih Marsekal TNI Dr. ( HC) Hadi Tjahjanto SiP, Prof. Hasan Fauzi, PhD dan Prof. Tri Atmojo Kusmaryadi, masing -masing sebagai ketua, wakil ketua dan sekretaris MWA UNS, periode 2020-2023.

Rektor UNS menyatakan terima kasih karena proses pembentukan MWA UNS yang baru pertama dilakukan dalam status PTN-BH yang juga juga masih baru, dapat berlangsung relatif lancar.

Dia melihat, mulusnya proses pembentukan MWA UNS karena dilakukan melalui musyawarah mufakat yang disepakati semua sivitas akademika UNS.

“Ketua senat akademik akan segera mengirim surat kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk menetapkan anggota MWA UNS periode 2020-2023 tersebut,” sambungnya.@tok

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

USWAH: Balasan Nabi Syuaib untuk Nabi Musa Usai Membantu Putrinya

Sel Nov 3 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Setelah jauh meninggalkan negeri Mesir, sampailah Musa di suatu daerah di Madyan perbatasan Hijaz dan Syam. Di sana Musa melihat banyak orang berkumpul, antre mengambil air di sebuah sumur termasuk dua orang perempuan dan kambingnya ‘ngantri’ menunggu giliran mendapatkan air.┬áKisah ini diabadikan dalam Alquran surat Al-Qashas ayat […]