UNS Hati-hati Buka Prodi Baru Agar Tak Dianggap Ada Euforia PTN-BH

Editor :
Rektor UNS, Prof. Dr. Jamal Wiwoho, didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Ahmad Yunus dan Kepala UPT SPMB UNS, Prof. Dr. Hadiwiyono, menjelaskan hasil SNMPTN tahun 2021./visi.news/tok suwarto.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo yang sejak akhir 2020 berstatus perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTN-BH) dan memiliki otonomi luas, termasuk dalam membuka fakultas maupun program studi (prodi), pada penerimaan mahasiswa baru tahun 2021 ini tidak akan menambah program studi baru.

Meskipun demikian, dalam penerimaan mahasiswa baru melalui jalur seleksi nasional mahasiswa perguruan tinggi negeri (SNMPTN) yang dilaksanakan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi Negeri (LTMPT) secara terpusat, ada tambahan 2 Prodi Sekolah Vokasi UNS, yaitu Prodi Demografi dan Kependudukan serta Prodi Keselamatan Kerja, yang mengikuti jalur tanpa tes tersebut.

“Bagi perguruan tinggi berstatus PTN-BH, prosedur untuk menambah fakultas atau Prodi memang lebih mudah. Tetapi kami hati-hati untuk membuka fakultas atau Prodi baru, untuk menjaga kualitas agar tidak dianggap ada euforia setelah UNS berstatus PTN-BH,” ujar Rektor UNS, Prof. Dr. Jamal Wiwoho, kepada VISI.NEWS, ketika menjelaskan hasil SNMPTN 2021, dalam jumpa pers di kampus Kentingan, Senin (22/3/2021) petang.

Menurut Prof. Jamal, dalam menerapkan kebijakan kuota penerimaan mahasiswa baru lewat 3 jalur pun, UNS juga tetap berpedoman pada ketentuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), yaitu penerimaan melalui jalur SNMPTN minimal 20 persen kuota, jalur ujian tulis Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) minimal 30 persen dan melalui jalur lainnya atau jalur seleksi mandiri (SM) maksimal 50 persen.

“Dalam SNMPTN 2021 ini, UNS menerima mahasiswa baru sebanyak 1.497 orang atau setara 20 persen kuota untuk 11 fakultas.

Para calon mahasiswa baru yang diterima melalui jalur SNMPTN harus segera melakukan registrasi. Siswa yang tidak registrasi, tidak akan bisa mendaftar ke jalur SBMPTN atau SM karena nama mereka sudah di-lock dan diblokir sehingga tidak mungkin masuk lewat jalur lain,” jelasnya.

Baca Juga :  BREAKING NEWS: Komnas HAM: Polisi Langgar HAM soal Tewasnya 4 Laskar FPI

Rektor UNS menegaskan, kursi yang lowong di jalur SNMPTN akibat siswa yang diterima mengundurkan diri akan tetap dibiarkan kosong. Pimpinan UNS menerapkan kebijakan tidak akan memberikan tempat bagi siswa yang mengundurkan diri dari SNMPTN, apabila siswa tersebut mendaftar kembali baik melalui jalur SBMPTN maupun jalur lainnya atau SM.

“Jadi, calon mahasiswa yang lolos SNMPTN baik pilihan pertama maupun kedua, tidak boleh mengikuti jalur seleksi lain SBMPTN maupun jalur mandiri. Tetapi bagi siswa yang tidak diterima melalui jalur SNMPTN, bisa mendaftarkan diri melalui jalur SBMPTN atau jalur mandiri dengan mengikuti ujian tulis berbasis komputer atau UTBK yang dilaksanakan LTMPT,” kata Prof. Jamal yang didampingi Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Ahmad Yunus dan Kepala UPT Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) UNS, Prof. Dr. Hadiwiyono.

Secara nasional, jumlah pendaftar SNMPTN tahun 2021 tercatat sebanyak 854.599 orang dan yang lolos seleksi 110.459 orang.

Dari jumlah itu, pendaftar SNMPTN UNS tercatat sebanyak 23.108 orang atau naik 1,8 persen dibanding tahun 2020.

Prof. Ahmad Yunus, mengungkapkan, dalam SNMPTN 2021 ini pihaknya harus menyeleksi nilai rapor para pendaftar dengan tenggat waktu 2 hari.

Namun penilaian portofolio yang diunggah ribuan sekolah dengan tingkat kesulitan luar biasa tersebut, akhirnya dapat diselesaikan secara tuntas tepat waktu.

“Kalau berdasarkan nilai rapor yang diseleksi, tampak nilai yang dihasilkan selama masa pandemi menurun. Secara nasional, nilai para siswa yang melaksanakan sekolah daring mengalami penurunan,” tutur Prof. Yunus. @tok

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

PT KPN Cetak Sejarah, Akad Perdana dengan Bank BSI Syariah

Sen Mar 22 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Berawal dari kesuksesan membangun perumahan yang ada di Bandung dan Bogor, PT Kreasi Prima Nusantara (KPN) kembali cetak sejarah, Sabtu (20/3/2021). Hal itu terungkap dalam acara spesial bertajuk “Akad Perdana Pesona Prima Cikahuripan, PT Kreasi Prima Nusantara dan Bank Syariah Indonesia”. Penandatanganan dilakukan, Sabtu 20 Maret 2021 […]