Untad Palu Rencanakan PTMT, Begini Persyaratanya

Editor Rektorat Universitas Tadulako (Untad) Palu, Sulawesi Tengah Sulteng. /visi.news/miftahul afdal.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | PALU – Universitas Tadulako (Untad) Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) berencana melakukan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) dengan persyaratan mahasiswa yang sudah melakukan vaksinasi dan surat keterangan persetujuan orang tua.

Setelah terbit Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 03/KB/2021, Nomor 384 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/4242/2021, dan Nomor 440-717 Tahun 2021 tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19), bahwa pembelajaran di perguruan tinggi mulai semester gasal tahun akademik 2021 sampai 2022 diselenggarakan dengan PTMT dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, dan atau pembelajaran daring.

Dalam penyelenggaraan PTMT, perguruan tinggi harus tetap memprioritaskan kesehatan dan keselamatan warga kampus (mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan) serta masyarakat sekitarnya.

Apabila akan diselenggarakan PTMT, baik perkuliahan, pratikum, studio, praktik lapangan, maupun bentuk pembelajaran lainnya, perguruan tinggi harus memenuhi ketentuan yakni perguruan tinggi dapat melaksanakan persiapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka disesuaikan dengan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 41 Tahun 2021 tentang PPKM Level 3, Level 2, dan Level 1, serta mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19.

Perguruan tinggi di wilayah level 2 dan 3 dapat menyelenggaraan PTMT dan melaporkan pada satuan tugas derah setempat. Bagi perguruan tinggi swasta selain melaporkan pada satuan tugas daerah juga melaporkan kepada Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi.

Kemudian, perguruan tinggi hanya diperbolehkan menyelenggarakan kegiatan kurikuler melalui pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Selanjutnya, perguruan tinggi wajib menerapkan protokol kesehatan sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Bersama di atas dan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/413/2020 tentang pedoman pencegahan dan pengendalian Covid-19. Serta, perguruan tinggi membentuk satuan tugas penanganan Covid-19 di perguruan tinggi untuk menyusun dan menerapkan standar operasional prosedur protokol kesehatan. Pemimpin perguruan tinggi juga perlu menerbitkan pedoman pembelajaran, wisuda, maupun kegiatan lainnya bagi sivitas akademika dan tenaga kependidikan di lingkungan perguruan tinggi. Terakhir, tidak ada keberatan dari orang tua atau wali bagi mahasiswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka.

Baca Juga :  Ribuan Kepala Desa Berkomitmen Tingkatkan Kualitas PAUD di Desa

Wakil Rektor (Warek) 1, Bidang Akademik Universitas Tadulako, Dr. Lukman, M.Hum mengatakan, sesuai dengan surat edaran yang di keluarkan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) banyak persyaratan yang harus di penuhi untuk melakukan PTMT.

“Untuk Untad sendiri hari Senin (4/9/2021) akan di keluarkan surat edaran terkait dengan pembelajaran tatap muka kemudian persyaratan mahasiswa yang akan melaksanakan tatap muka itu mahasiswa yang sudah melakukan vaksinasi dan wajib mendapatkan persetujuan dari orang tua,”ucap Lukman saat di hubungi via telepon genggamnya, Minggu (3/10/2021).

Berdasarkan hasil keputusan rapat pimpinan Untad, lanjutnya, PTMT akan di laksanakan pada semester sekarang, untuk teknis dan jadwal akan di atur oleh masing-masing fakultas.

“Terkait dengan tanggal kepastianya tatap muka itu tergantung dari masing-masing Fakultas kecuali yang sifatnya praktikum, laboratarium dan sejenisnya itu sudah bisa langsung di laksanakan,” ungkapnya.

Dia juga menjelaskan, perkuliahan dalam bentuk praktikum, studio, bengkel, pertukaran mahasiswa merdeka dalam negeri, seminar proposal, hasil serta ujian skripsi, tesis, dan disertasi dilaksanakan secara PTMT.

“Perkuliahan tersebut tetap memperhatikan jarak antara mahasiswa minimal jaraknya itu 1,5 Meter, tetap mematuhi protokol kesehatan dan kapasitas ruang tidak bisa melebihi 50 Persen kemudian juga akan di bentuk satgas covid masing-masing fakultas,” jelasnya.

Lukman berharap mahasiswa yang ikut melakukan PTMT dapat mematuhi protokol kesehatan.

“Kita berharap agar mahasiswa dapat melakukan perkuliahan tatap muka dengan syarat-syarat yang telah di tetapkan dan mematuhi protokol kesehatan agar pembelajaran tatap muka dapat berjalan dengan baik, serta mengedapankan keselamatan,” harapnya. @mif

Mohammad Iqbal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Bangun Musala, Warga Brondong Harapkan Bantuan

Sen Okt 4 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS | INDRAMAYU – Masyarakat Bondol utara RT 07/03 Desa Brondong Kecamatan Pasekan Kabupaten Indramayu bahu membahu melakukan pembangunan musala Hidayatul Mubtadiin yang selama ini mereka impikan. Pembangunan musala ini dilakukan secara swadaya oleh warga masyarakat setempat. “Alhamdulillah, hari ini kita mulai pemasangan pondasi, tentu masyarakat sangat senang karena […]