Update Corona 2 Agustus: 111.455 Positif, 68.975 Sembuh

Tenaga medis dengan pasien anak Covid-19 berstatus OTG (Orang Tanpa Gejala) Tulungagung, Jawa Timur, 22 Juni 2020./antara/destyan sujarwoko.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia secara kumulatif per Minggu (2/8) mencapai 111.455 orang. Data tersebut dirilis Satgas Penanganan Covid-19 pkl.15.38 WIB seperti yang dilansir CNNIndonesia.com.

Dari jumlah kasus positif tersebut, sebanyak 68.975 dinyatakan sembuh dan 5.236 orang lainnya meninggal dunia.

Terjadi pertambahan 1.519 orang positif virus corona dari data kemarin, sementara itu untuk yang sembuh bertambah 1.056, dan meninggal bertambah 43 secara nasional.

Kasus positif Covid-19 sendiri telah berada di 34 provinsi se-Indonesia, di mana hari ini bertambah lagi dua wilayah yang terdeteksi kasus baru sehingga total ada di 478 kabupaten/kota.

Per hari ini, Satgas juga mendata jumlah spesimen yang telah diperiksa sejak kemarin adalah 20.032. Sementara itu, jumlah suspek Covid-19 di Indonesia saat ini sebanyak 62.366.

Angka tersebut bertambah dari laporan sehari sebelumnya. Per Sabtu (1/8), kasus positif mencapai 109.936 orang. Dari jumlah kasus positif tersebut, sebanyak 67.919 orang dinyatakan sembuh dan 5.193 lainnya meninggal dunia.

Anggota Tim Pakar Satuan Tugas Covid-19, Dewi Nur Aisyah mengatakan klaster perkantoran virus corona meningkat semenjak diberlakukan transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), seiring kampanye adaptasi kebiasaan baru (AKB), sejak awal Juni lalu.

Satgas Covid-19 pun merekomendasikan perusahaan atau perkantoran menerapkan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) untuk mencegah penularan virus corona.

“Untuk perusahaan yang masih bisa melakukan kerja WFH, lebih baik WFH,” kata Dewi di BNPB, Rabu (29/7).

Sementara itu, Direktur Pengembangan Strategi Penanggulangan Bencana BNPB, Agus Wibowo mengakui belum semua daerah melakukan tes pemeriksaan virus corona (Covid-19) sesuai yang disarankan Badan Kesehatan Dunia (WHO).

“Belum semua wilayah di Indonesia memenuhi saran dari WHO yang satu tes per seribu (penduduk) per minggu,” kata Agus dalam diskusi virtual ‘Ketimpangan Tes Covid-19 di Indonesia: Dari Jakarta hingga Papua’, Sabtu (1/8).

Agus mengatakan baru delapan provinsi yang memenuhi saran WHO. Delapan daerah itu yakni Sumatra Barat, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Bali, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Gorontalo, dan Papua.

Meski demikian, kata Agus, sejumlah daerah sudah mulai menyadari pentingnya peningkatan tes Covid-19. Misalnya seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur yang sudah mulai meningkat kapasitas tes.

Menurutnya, karena masih banyak daerah yang kapasitas tes Covid-19 minim, jumlah tes secara nasional pun jauh dari target WHO.

Menyikapi hal tersebut, dalam kegiatan yang sama, Peneliti Laboratorium Molekuler Diagnostik DKI Jakarta, Ungke Antonjaya menyarankan pemerintah melakukan metode pool test atau menggabungkan beberapa spesimen dalam satu kali tes untuk meningkatkan kapasitas pemeriksaan Covid-19.

Menurutnya, ada sejumlah hal yang harus disiapkan untuk menerapkan pool test. Misalnya, laboratorium harus melakukan validasi jumlah sampel yang siap digunakan. Kemudian memakai alat pengujian GeneXpert, yang bisa menggabungkan lima sampel dalam satu kali tes.

“Tapi tentunya dibutuhkan validasi dahulu, berapa sampel yang akan digabungkan dalam satu tes,” ujarnya.

Ungke menyebut metode pool test sebaiknya diterapkan di daerah untuk melacak kontak di klaster pasar dan perkantoran. Namun, efektivitas pool test dapat terlihat jika positivity rate Covid-19 Indonesia di bawah 7 persen.

Ungke mengungkapkan pool test sudah digunakan dalam mendeteksi HIV dan Hepatitis. Sedangkan di Indonesia, sebuah laboratorium di Sumatra Barat sudah memiliki pengalaman menggunakan metode pool test. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Komandan Korem 062/Tarumanagara Cek Langsung Perbaikan Rutilahu di Rancaekek

Ming Agu 2 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Komandan Korem 062 Tarumanegara Kolonel Inf.Muhamad Muchidin didampingi Komandan Kodim 0624/Kab. Bandung di bawah Komando Letkol Inf. Donny Ismuali Bainuri dan para perwira staf Korem 062/Tarumanagara, Kapolsek Rancaekek Kompol Imron Rosyadi, anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi Partai Demokrat Yayat Sudayat ikut mendampingi mengecek langsung proses pembangunan […]