UPT BP2MI Wilayah Jawa Timur Sambut Positif Kunjungan Bea Cukai Juanda

Editor BP2MI Wilayah Jawa Timur menerima kunjungan dari Direktorat Bea dan Cukai Jawa Timur I, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Juanda. /visi.news/humas bp2mi
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | SURABAYA – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Wilayah Jawa Timur menerima kunjungan dari Direktorat Bea dan Cukai Jawa Timur I, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Juanda dalam rangka koordinasi terkait pelayanan kepabeanan dan cukai kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI) pada Rabu (19/1/2022).

Dalam kunjungan tersebut, hadir Kepala Kantor Bea dan Cukai Pengawasan dan Pelayanan tipe Madya Pabean Juanda, Himawan Indarjono, yang didampingi jajaran Kepala Seksi. Pertemuan yang dihelat di Kantor UPT BP2MI Wilayah Jawa Timur ini bertujuan untuk mengenalkan program-program bea dan cukai yang dibalut dalam Klinik Ekspor PMI

“Di Bandara Juanda, tamu terbesar adalah PMI yang notabene merupakan penyumbang devisa terbesar kedua setelah Migas. Kami ingin PMI dapat menikmati hak mereka, berarti ada kewajiban yang perlu kami laksanakan bagi PMI. Kami memerlukan dukungan dari UPT BP2MI Jawa Timur agar program kami gaungnya dapat tersebar di kantong-kantong PMI baik di daerah maupun di negara penempatan” Ungkap Kepala Kantor Bea Cukai Juanda, Himawan Indarjono, saat audiensi dengan jajaran UPT BP2MI Wilayah Jawa Timur.

Lebih lanjut, Himawan memperkenalkan program Kawan (Konsultasi dan Wadah Pelayanan) PMI. Program tersebut difokuskan untuk memberikan layanan kepada PMI seperti Registrasi IMEI dengan I-Ling (IMEI keliling), Pelayanan Barang Pindahan, Pelayanan Barang Bawaan Penumpang, Pelayanan Registrasi BC 2.2/PIBK, Pelayanan Penyelesian Barang Kiriman dan Pelayanan Cargo Jenazah. Untuk kedepannya Program ini dapat disosialisasikan dalam bentuk edukasi bagi CPMI & PMI. Edukasi ini dapat diberikan kepada CPMI pada saat menerima Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP) di UPT BP2MI. Untuk PMI yang sudah berada di luar negeri, dapat disosialisasikan melalui webinar, maupun berupa informasi yang disalurkan melalui media sosial.

Baca Juga :  Korban Tewas Meningkat Saat Kekerasan Mengguncang Gaza, Israel, Tepi Barat

Sementara itu, Kepala UPT BP2MI Wilayah Jawa Timur, Happy Mei Ardeni menyambut baik dan menyampaikan apresiasi atas Program yang ditujukan bagi PMI tersebut. Dalam sambutannya, Happy mendukung secara penuh program tersebut untuk dilaksanakan di seluruh wilayah Jawa Timur.

“Kesejahteraan PMI merupakan tanggungjawab bersama yang dapat dicapai dengan sinergi dari berbagai pihak”, pungkas Happy.

Happy juga menambahkan, Klinik Ekspor PMI yang digagas oleh Bea Cukai sejalan dengan salah satu program strategis BP2MI yakni Pemberdayaan PMI (Purna) dan keluarganya. Program ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi para PMI Purna untuk meningkatkan produkivitas melalui asistensi dan fasilitasi yang dilakukan oleh Bea Cukai. Termasuk mendorong produk berskala ekspor hasil karya PMI purna.

Lebih lanjut, pihak Bea Cukai berharap agar program ini tidak hanya dilakukan di Bandara Juanda namun bisa terlaksana di tiap titik kedatangan PMI di luar Jawa Timur. Kerjasama ini diharapkan menjadi pilar yang mendorong sinergi dan kolaborasi antara Bea cukai dengan UPT BP2MI di wilayah lainnya.@mpa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Fasilitas Hotel Karantina Dikeluhkan Masyarakat, Netty: Harga Mahal Fasilitas Minim

Jum Jan 21 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani meminta pemerintah agar mengawasi penerapan karantina di hotel yang banyak dikeluhkan masyarakat, baik terkait besarnya biaya maupun fasilitas yang disediakan. Menurut Netty, buruknya fasilitas dan pelayanan hotel tempat karantina ini sudah cukup banyak dikeluhkan masyarakat, bahkan juga dikeluhkan […]