Search
Close this search box.

Usai Ditangkap Polisi, Asyhari Beri Pengakuan soal Kasus Pelecehan Santriwati

Kedatangan tersangka Asyhari di Mapolresta Pati./visi.news/Humas Polresta Pati.

Bagikan :

VISI.NEWS | PATI – Pelarian Asyhari (51), pengasuh Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Kabupaten Pati, akhirnya berakhir setelah polisi berhasil menangkap tersangka kasus dugaan pencabulan santriwati tersebut di wilayah Wonogiri, Jawa Tengah.

Penangkapan dilakukan setelah aparat Polresta Pati melakukan pengejaran sejak 4 Mei 2026. Sebelumnya, Asyhari diketahui mangkir dari panggilan pertama usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret namanya.

Sikap tidak kooperatif itu membuat polisi bergerak cepat melakukan pencarian terhadap tersangka yang sempat menghilang dari pantauan aparat. Setelah beberapa hari pelacakan, polisi akhirnya menemukan keberadaan Asyhari dan langsung melakukan penangkapan pada dini hari tanpa perlawanan berarti.

Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadian Widya Wiratama, mengatakan proses pengejaran dilakukan intensif sejak awal tersangka melarikan diri.

“Kami sudah melakukan pengejaran sejak tanggal 4 (Mei). Sekarang berhasil diamankan dan akan kami bawa ke Mapolresta Pati,” kata Dika.

Dalam video penangkapan yang diterima kumparan, petugas tampak langsung menginterogasi Asyhari terkait kasus yang menjeratnya. Pada awal pemeriksaan singkat tersebut, Asyhari sempat mencoba mengelak saat ditanya mengenai dugaan pencabulan.

Namun setelah terus didesak petugas, ia akhirnya memberikan pengakuan singkat terkait kasus tersebut.

“Katanya pencabulan, Pak,” kata Asyhari di hadapan polisi.

Petugas juga menanyakan soal status dirinya yang selama ini disebut sebagai kiai di lingkungan pondok pesantren. Menjawab pertanyaan itu, Asyhari membantah dirinya merupakan seorang kiai.

“Mboten kyai kulo (bukan kyai saya),” kata Asyhari.

Setelah diamankan dari Wonogiri, Asyhari langsung dibawa menuju Mapolresta Pati untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Saat tiba di kantor polisi, ia terlihat mengenakan jaket kulit hitam, baju batik, serta celana hitam. Wajahnya tampak lesu dengan kedua tangan terikat pengikat plastik berwarna kuning.

Baca Juga :  Thunder Kuasai Game Kedua, Lakers Kehilangan Ritme

Kasus dugaan pencabulan yang melibatkan pengasuh pondok pesantren tersebut kini masih terus didalami penyidik. Polisi juga melanjutkan proses pemeriksaan guna melengkapi berkas perkara sebelum memasuki tahapan hukum berikutnya.

Penangkapan Asyhari sekaligus mengakhiri rangkaian pelarian tersangka yang sempat menjadi perhatian masyarakat di Kabupaten Pati dan sekitarnya. @desi

Baca Berita Menarik Lainnya :