Search
Close this search box.

Ustadz Uge, “Halal bihalal, ceuk Bung Karno mah… “

Ustadz Ruslan Abdulgani alias Ustadz Uge saat menyampaikan tausiah di Komplek Bumi Baleendah Asri (BBA), Baleendah, Kabupaten Bandung, Sabtu (5/4/2025). /visi.news/ist

Bagikan :

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG – Suasana Sabtu pagi (5/4/2025) di Komplek Bumi Baleendah Asri (BBA), Kabupaten Bandung, mendadak penuh tawa, salam-salaman, dan aroma lontong opor yang menggoda. Warga tumpah ruah di Jalan Protokol BBA untuk mengikuti acara Halal Bihalal yang digagas RW setempat. Dihadiri dua penceramah kondang, Ustadz Ruslan Abdulgani alias Uge dan Ustadz Zacky Mirza, acara ini sukses jadi ajang silaturrahmi sekaligus ajang curhat terselubung.

“Halal bihalal, ceuk Bung Karno mah, éta téh nama lain ti silaturrahmi,” buka Ustadz Uge dengan gaya khasnya. Ia pun menyinggung sejarah Halal Bihalal yang digagas para ulama seperti KH Hasyim Asy’ari dan KH Ahmad Dahlan agar Lebaran punya kekhasan tersendiri. “Maklum, urang Indonesia mah kudu boga gaya sorangan, teu cukup ngan salaman hungkul,” tambahnya sambil tersenyum.

Dengan logat Sunda yang kental, Ustadz Uge mengingatkan bahwa siapa yang hadir dalam majelis seperti ini, kata Nabi SAW, berada di taman surga. “Tapi bu, fisik mah mulus, make bedak anti penuaan, tapi hubungan sosial? Aduh pesak…!” candanya yang disambut tawa ibu-ibu di tenda belakang.

Ia juga menyentil kebiasaan “maaf-maafan” yang disusul permintaan minjem uang. “Tong kitu ah, kakara cipika-cipiki, eh nyarita, ‘Bu, menta hampura… nya sekalian minjeum 100,'” katanya disambut gelak warga. “Itu namanya halal bihalal ekonomi kreatif,” celetuk Pak RT sambil menutup mulut.

Tak ketinggalan, Ustadz Uge mengutip QS Al-Baqarah  soal sedekah. “Ulah infak nu goréng, nu urang sorangan ge embung narima. Nya eta, lauk haseum… bu, bu… ningalina ogé cape,” ucapnya sembari meniru ekspresi ‘lauk sedih’. Seketika suasana jadi riuh tawa.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Ijeck Wanti-Wanti Maskapai Soal Harga Tiket Pesawat

Beliau juga mengingatkan soal menjaga lisan, mengutip QS Al-Ahzab ayat 70–71. “Ibu-ibu, punten… tong kabiasaan ngomong, ‘Eta si teteh mah duluna mah kitu…’ Ih, hapal pisan waktu budakna! Tong kitu, bisa rusak pahala nu geus dikumpulkeun,” katanya dengan nada menggoda.

Silaturrahmi téh teu kudu mahal. Cukup ngajak ngobrol, nyapa tatangga. Ulah hayang disapa hungkul, tapi teu daek nyapa. Kudu adil,” tambah Ustadz Uge.

Ketua DKM Masjid Al Muttaqien, Ustadz Muslichudin, juga angkat bicara. “Kegiatan ieu kanggo nguatkeun kekompakan. Mugi BBA janten baldatun thoyyibatun wa rabbun goffur,” ujarnya penuh harap. Beliau sendiri mengaku dulu cuma Ketua DKM di mushola kecil, kini sudah di masjid gede. “Upgrade, bu,” katanya sambil tertawa.

Ketua RW Jejen Jamaludin menambahkan, acara ini rutin digelar tiap tahun. “Kehadiran warga, lurah, forum RW jadi bukti bahwa silaturrahmi masih jadi budaya urang. Mun aya lauk nu kurang haseum, insyaallah taun hareup diperbaiki,” tutupnya dengan nada berseloroh.

Acara pun ditutup dengan tausiah dan doa dari Ustadz Zacky Mirza yang dipanggil Uge dengan panggilan Irwan ini.

Ari hayang ka surga ari silaturrahmi hararese. Siapa yang memanjangkan silaturrahmi maka akan dipanjangkan umur dan di banyakkan dulur, “ ungkapnya.

Ketika baginda Rasulullah SAW dihijahkan dari kota Makkah ke Madinah yang diterapkan pertama tebarkan salam keselamatan. “Tebarkan peradaban,” ujarnya. Kalau ada nenek-nenek yang tidak punya penghasilan sakit lagi, katanya, maka kita jangan diam. “Kudu bisa nulung ka nu butuh, nalang ka nu susah, ” katanya.

Selama sebulan, katanya, kita sudah dididik oleh Alloh untuk belajar menahan haus dan lapar. Merasakan apa yang dirasakan orang miskin.

Baca Juga :  Harga Emas Hari Ini Naik Tajam 2 Kali Lipat Update Terbaru Pegadaian

Kedua harus menjaga silaturrahmi. “Barang siapa memutus silaturrahmi, maka tidak akan merasakan baunya surga,” tandanya.

Yang ketiga ditengah malam menjalankan salat malam. Maka mereka akan menjadi penghuni surganya Allah.

Acara ditutup dengan foto dan makan bersama.

@uli

Baca Berita Menarik Lainnya :