USWAH: Kesabaran Siti Sarah, Istri Nabi Ibrahim

Editor Ilustrasi/unsplash/via islampos
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Siti Sarah adalah wanita yang dikatakan sebagai wanita paling cantik di muka bumi ini. Tak perlu ditanya seberapa kecantikannya karena di masanya raja-raja yang bertemu dirinya akan jatuh hati karena kecantikannya. Ia adalah istri Nabi Ibrahim ‘alaihi salam.

Nabi Ibrahim dan istrinya Sarah telah lama berumah tangga, namun mereka belum dikaruniai seorang anak padahal usia mereka sudah tua.

Nabi Ibrahim sangat risau dengan keadaan itu, ia khawatir tidak ada keturunannya yang dapat meneruskan dakwahnya, apalagi ia juga mengetahui bahwa istrinya adalah perempuan mandul.

Sarah adalah istrinya yang sangat sabar dan bijak, ia sangat mengerti dengan keinginan Nabi Ibrahim. Sekalipun terasa sangat berat, Sarah mengizinkan suaminya menikah dengan wanita lain.

Sarah meminta Nabi Ibrahim untuk menikahi Hajar, “Hajar masih muda, aku berharap kamu dapat memiliki keturunan darinya. Dengan demikian, ada keturunanmu yang akan menyambung dakwahmu,” kata Sarah kepada Nabi Ibrahim.

Setelah berpikir beberapa waktu Nabi Ibrahim menyetujui atas permintaan istrinya untuk menikahi Hajar. Setelah Nabi Ibrahim dan Hajar menikah akhirnya Hajar mengandung dan Hajar melahirkan anak laki-laki yang diberi nama Ismail.

Pada Akhirnya Allah telah mengabulkan doa Nabi Ibrahim. Kehadiran Ismail membuat Sarah menjadi cemburu dan iri, maka Nabi Ibrahim sangat mengerti pada perasan istrinya Sarah.

Setelah itu istrinya Sarah meminta Nabi Ibrahim untuk membawa istrinya Hajar dan anaknya Ismail pergi dari rumah mereka karena Sarah tidak ingin tinggal satu rumah.

Nabi Ibrahim pergi membawa istrinya Hajar dan anaknya Ismail ke Mekah, pada saat itu Mekah adalah wilayah yang belum ada penghuninya, tandus, dan kering.

Baca Juga :  Peringati Hari Bumi, Sekolah Sungai Cimanuk Gelar Diskusi Pemanfaatan Sampah Plastik

Atas perintah Allah SWT, Nabi Ibrahim meninggalkan mereka di Mekah. Istrinya Hajar hanya membawa sedikit bekal makanan dan minuman, namun Hajar ikhlas menjalaninya, ia telah diyakinkan oleh Nabi Ibrahim bahwa Allah SWT akan menolongnya. @fen/suber: islampos

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

TAUSIAH: Jangan Pisahkan Islam, Iman, dan Ihsan

Rab Des 30 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Diriwayatkan dalam sebuah hadis, Rasulullah Nabi Muhammad saw. pernah menjelaskan tentang Islam, iman, dan ihsan dalam majelis yang dihadiri para sahabat dan didatangi Malaikat Jibril. Islam, iman, dan ihsan ini tidak bisa dipisahkan karena semuanya adalah satu kesatuan yang disebut agama Islam. Ia menerangkan, meski Islam, iman, […]