USWAH: Setelah Memeluk Islam, Khalid bin Walid Minta Didoakan Nabi

Editor :
Setelah memeluk Islam, Khalid bin Walid minta didoakan Nabi. Ilustrasi sahabat Nabi./via republika.co.id/ist.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Dalam detik-detik tersentuhnya Khalid dengan Islam dan memeluk agama ini, saat bertemu dengan Nabi ia pun minta didoakan. 

Sebelum memeluk Islam, Khalid bin Walid bisa dikatakan orang dekat Nabi. Ibu Khalid adalah saudara kandung istri terakhir Nabi.

Pakar Ilmu Tafsir Prof Quraish Shihab dalam buku Membaca Sirah Nabi Muhammad saw. menjelaskan, setelah dua bulan menerima surat ajakan masuk Islam, pikiran dan hati Khalid pun menyatu dan mantap memeluk agama tersebut.

Dia pun mengajak Shafwan bin Umayyah dan Ikrimah putra Abu Jahal untuk mengikuti jejaknya, namun keduanya menolak. Ia kemudian mengajak Usman bin Abi Thalhah yang menyambut ajakannya.

Lalu, mereka berdua pun menemui Nabi dan dalam perjalanan itu, mereka berdua bertemu dengan Amr bin Ash. Maka setelah mereka bertiga tiba di Madinah, Nabi pun menyambut ketiganya dengan hangat: 

“Ta’al, alhamdulillahilladzi hadaaka. Kuntu araa laka aqlan rajautu an laa yusallimuka illa ila khairin,”.

Yang artinya: “Kemarilah. Segala puji bagi Allah yang telah memberimu hidayah. Aku sejak dulu menilaimu memiliki akal yang cemerlang yang kuharapkan tidak mengantarmu kecuali kepada kebaikan,”.

Khalid pun menjawab: “Aku pun telah banyak terlibat dalam sekian tempat menentang kebenaran yang engkau sampaikan, doakanlah semoga Allah mengampuniku,”.

Mendengar ini, Nabi pun bersabda: “Al-Islamu yajubbu maa qablahu,”.

Yang artinya: “Keislaman menutupi dosa yang dilakukan sebelumnya,”. @fen/sumber: republika.co.id

Baca Juga :  Usai Brigjen Prasetijo, Giliran Kadiv Hubinter dan Ses NCB Interpol Dicopot

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Daniel Ungkap Potensi Wisata yang Bisa Dikembangkan di Kabupaten Bandung

Rab Mei 5 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Direktur Mutu LSP PT ASITA Kompeten Indonesia, Daniel Guna Nugraha, S.Ip., mengatakan bahwa dari pengalannya mendatangkan wisatawan ke Indonesia, lebih khusus Kabupaten Bandung adalah bagaimana potensi wisata menjadi acuan untuk menjadi uang. “Menjadi devisa, menjadi PAD bagi orang-orang di sini. Jadi bukan hanya membawa orang,” ungkapnya. Ia […]