Uu Rukmana: Komunikasi dengan Buruh Penting untuk Jaga Dunia Usaha Kondusif

Kepala Disnaker Kab. Bandung Uu Rukmana./visi.news/ist
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Harmonisasi antara pemerintah dengan pekerja harus dijalin dengan baik agar memudahkan proses komunikasi sehingga kalau terjadi permasalahan bisa diantisipasi lebih dini, dan kalau ini bisa dijalankan dengan konsisten iklim usaha akan terpelihara kondusif.

Demikian dikemukakan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bandung Uu Rukmana kepada VISI.NEWS, belum lama ini.

Menurutnya, permasalahan yang kerap timbul antara buruh dengan pengusaha karena ada kesenjangan komunikasi. “Disini pentingnya peran pemerintah daerah, dalam hal ini dinas tenaga kerja yang bisa menjembatani kesenjangan komunikasi tersebut. Makanya, intensitas komunikasi antara Disnaker Kabupaten Bandung dengan hampir semua organisasi buruh/bekerja terpelihara dengan baik, sehingga kalau terjadi permasalahan, lebih mudah dikomunikasikannya,” ungkap Rukmana.

Proses komunikasinya sendiri, kata Rukmana, berjalan baik formal maupun informal. “Kami setiap saat menyediakan ruang rapat untuk pertemuan dengan para pimpinan organisasi buruh/pekerja, sehingga kalau ada permasalahan bisa kita bahas lebih awal dan tidak menggelembung jadi permasalahan yang besar,” tandasnya.

Salah seorang pimpinan organisasi buruh di Kabupaten Bandung, Ruben Yunara. Ketua Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Tekstil Sandang dan Kulit (SPTSK SPSI) itu membenarkan bahwa komunikasi dengan jajaran Disnaker Kab. Bandung sangat mudah.

“Memang demikian, kita sering menjalin kordinasi baik dengan Pak Kadis, maupun jajaran lainnya yang ada di Disnaker Kabupaten Bandung, dan setiap ada permasalahan perburuhan bisa dibahas dengan gamblang,” ungkap Ruben.

Hal yang sama juga diungkapkan Ketua Umum Gabungan Serikat Pekerja Merdeka Indonesia (Gaspermindo) Bambang Eka. Menurutnya, kordinasi antara Gaspermindo Kabupaten Bandung dengan Disnaker Kab. Bandung berjalan dengan cukup baik. “Ini kondisi yang harus terus dipelihara di Kabupaten Bandung agar suasana kondusif ini bisa terus terjaga, sehingga dunia usaha bisa berkembang di sini,” pungkasnya.@mpa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Grab Prediksi Layanan Pengiriman Tetap Meningkat Saat New Normal

Jum Mei 29 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Perusahaan penyedia jasa layanan ojek online Grab Indonesia belum bisa berkomentar soal rencana new normal terkait izin sejumlah moda transportasi yang bisa beroperasi saat new normal. Hal itu disampaikan Head of Public Affairs Grab Indonesia, Tri Anreianno, Rabu (27/5). “Sebagai aplikasi serbabisa, Grab telah berkomitmen penuh […]