Vanessa Shania Gadis Cantik Humanis Perekat Kesetaraan Sahabat Nahdliyin

Editor Vanessa Shania atau Sasa. /visi.news/bambang melga suprayogi
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | DEPOK – Peringatan Hari Santri 2023 kali ini sangat berkesan, dan istimewa, dengan hadirnya ucapan selamat hari santri dari seorang gadis peranakan Tionghoa, Vanessa Shania yang memiliki hubungan persahabatan dengan para pengurus PWNU Jawa Barat.

Siapa sih Vanessa Shania itu ?
Mungkin sama dengan anak gadis lainnya, ia seorang gadis super energik, yang sangat beruntung bisa memanfaatkan energi positifnya untuk membangun kesadaran dalam modernisasi keagamaan bagi dirinya, yang kuat menjalin persaudaraan antar sesama umat beragama dan kepercayaan selama ini.

Vanessa Shania yang akrab dipanggil Sasa demikian gadis kelahiran Bandung, 26 November 2000 ini, mahasiswa Pascasarjana jurusan Magister Hukum Kenotariatan di Universitas Indonesia (UI).

Ia sudah sejak SMA memiliki ketertarikan pada organisasi keagamaan Nahdatul Ulama (NU), dan itu ia perkuat dengan melakukan kajian ke NU-an untuk tugas-tugas sekolahnya, semasa masih bersekolah di SMK BPK Penabur Bandung.

Salah satu kegiatan rutinnya saat itu dengan banyak mewawancarai tokoh-tokoh pengurus Tanfidziyah NU di tingkat provinsi, seperti mewawancarai KH. Dasuki, salah satu wakil pengurus PWNU Jabar, yang rutin jadi teman diskusi, dan narasumber yang tak habis materi jawabannya ketika di wawancarainya.

Berparas cantik, dengan wajah oriental, pembawaan yang ceria, Sasa telah menjadi perekat hubungan antar agama, antar etnis, dan antar budaya tanpa ia sadari.

Berbagai kegiatan yang PWNU adakan kerap kali ia juga ikuti, seperti halal bi halal, buka bersama, dan Sasa tercatat rutin juga berinfak melalui Lembaga Amil Zakat dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jawa Barat.

Hal tersebut secara tidak langsung, mampu memproses keterlibatan bathin dalam dirinya jadi lebih memiliki karakter seorang tolerans, pecinta sesama umat, dan pada tahap selanjutnya, ia terus mematangkan cara pikirnya melampaui cara berpikir biasa, hingga sampai pada cara pandang humanis, egaliter, dengan perspektif yang moderat dan demokratis.

Baca Juga :  Ngaji Kebangsaan BPET MUI, BNPT Jelaskan Beda Radikalisme dan Berpikir Radikal

Hal-hal itulah yang menjadikan dirinya, secara tidak langsung masuk sebagai duta bagi keyakinannya yang ia anut, dengan Nahdatul Ulama, ormas Islam terbesar jumlah pengikutnya di Indonesia.

“Selamat hari santri 2023, wallahul muwaffiq ila aqwamith thariq, Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.” ujur Vanessa Shania di platform video pendek TikTok, dalam ucapan selamat untuk semua Nahdliyin yang telah memperingati hari santri pada 22 Oktober 2023 kemarin.

Yaa, ucapan pendek yang sangat berarti dalam meneguhkan keberpihakannya pada NU yang memiliki slogan Hubbul Wathan Minal Iman.

Semoga semangat Vanessa Shania dalam membangun komunikasi keberadaban, kesetaraan, dan kemanusiaan, akan terus diikuti oleh kemunculan Vanessa, Vanessa Shania lainnya yang terus bermunculan, sehingga semangat keberagaman, menjadikan Indonesia terus kuat dalam ke bhinnekaannya. Amiin.

@bambang melga

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Seorang Anak Berusia 5 Tahun Tersengat Listrik di Taman Blambangan Banyuwangi

Sel Okt 24 , 2023
Silahkan bagikanVISI.NEWS | BANYUWANGI – Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun mendapatkan perawatan di RSUD Blambangan setelah tersengat listrik di Taman Blambangan, Banyuwangi. Anak berinisial FHM itu tersengat listrik ketika memegang tiang lampu usai bermain di sekitar tempat bermain sketboard. Ketua LSM BCWT Banyuwangi Halili Abdul Ghani mengatakan, insiden ini […]