Video Detik-Detik Longsor Susulan di Cimanggung Sumedang

Editor :
Video detik-detik longsor susulan di Cimanggung, Sumedang./visi.news/ist.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Akibat curah hujan yang tinggi dari pukul 14.00-16.00 WIB, terjadi longsor yang mengakibatkan 18 rumah warga tertimbun. Titik longsor terjadi di Perumahan Pondok Daud, Kp. Bojongkondang RT. 03/10, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (9/1/2021) sore.

Sesaat setelah kejadian, Polres Sumedang di bawah pimpinan Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto, beserta PJU (Pejabat Utama) dan Anggota Polres Sumedang, dibantu oleh Anggota TNI dan Anggota Brimob, melakukan pengamanan di sekitar lokasi dan melakukan proses evakuasi.

Sekitar pukul 19.30 WIB, terjadi longsor susulan yang mengakibatkan beberapa orang yang berada di sekitar lokasi ikut tertimbun, di antaranya Danramil Cimanggung, Kapten Inf. Setyo Pribadi, dan Suhanda, Kasi Trantib (Ketentraman dan Ketertiban) Kecamatan Cimanggung.

Sampai dengan hari Minggu pukul 01.15 WIB, korban yang telah dievakuasi sebanyak 16 (enam belas) orang, dengan rincian 11 (sebelas) orang meninggal dunia dan 5 (lima) orang selamat.

Korban meninggal dunia (MD) berjumlah 11 (sebelas) orang, dengan identitas sebagai berikut:
1. Diding, 40 tahun, alamat Dusun Babakan Limus RT 03/1, Ds. Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung.
2. Dudung, alamat Ds. Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung.
3. Suhanda, selaku Kasi Trantib Kecamatan Cimanggung.
4. Cahyo Riyadi, anggota Basarnas.
5. Yani Maryani, 27 tahun, alamat Dusun Babakan Limus RT 01/11 Ds. Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung.
6. Wildan, 6 tahun, alamat Dusun Babakan Limus RT 01/11 Ds. Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung.
7. Yedi, anggota BPBD, alamat Dusun Calincing RT 08/03 Ds. Gunasari, Kecamatan Sumedang Selatan.
8. Nardianto, alamat Perum SBG RT 04/14 Ds. Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung.
9. Engkus Kuswara, alamat Dusun Cuklik RT 02/02 Ds. Sawah Dadap, Kecamatan Cimanggung.
10. Kapten Inf. Setyo Pribadi selaku Danramil Cimanggung.
11. Beni Heryanto, alamat SBG RT 04/14 Ds. Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung.

Baca Juga :  Polda Jawa Barat Agendakan Pemeriksaan Bahar Smith Pekan Depan

Sedangkan korban selamat 5 (lima) orang, dengan identitas sebagai berikut:
1. Ukar, 70 tahun, alamat Dusun Cipareag, Ds. Sukadana, Kecamatan Cimanggung.
2. Wahyu Slamet, 53 tahun, alamat Jln. Serma Muchtar, Gg. Asalam RT 03/05, Desa/Kel. Situ, Kec. Sumedang Utara. Mengalami luka sobek di tangan kanan dan dijahit 20 jahitan, kepulangan sekitar Pukul 00.30 WIB.
3. Erisca Yuriana Gusniar, 25 tahun, alamat Bodoloa RT 07/02, Ds. Bongkok, Kecamatan Paseh. Mengalami luka kaki sebelah kiri (engkel) patah tulang, kepulangan sekitar pukul 23.00 WIB.
4. Aiptu Mamat, selaku Kanit Provost Polsek Cimanggung.
5. Aipda Dani Ramdani H., selaku Bhabinkamtibmas Ds. Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung.

Kegiatan evakuasi dilakukan oleh gabungan dari Polres Sumedang, Kodim 0610 Sumedang, SAR Brimob Polda Jabar, BASARNAS, BPBD, Satpol PP Sumedang, dan relawan.

Pukul 01.45 WIB, bertempat di Puskesmas Sawah Dadap, Kapolres Sumedang beserta PJU Polres Sumedang tiba untuk melihat jenazah para korban dan memberikan dukungan moril untuk keluarga korban.

Menurut keterangan Ari, relawan Basarnas, berdasarkan Instruksi Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansyah, bahwa proses evakuasi dihentikan sementara pada hari Minggu tanggal 10 Januari 2021 pukul 01.15 WIB, dan, apabila situasi cuaca memungkinkan atau tidak hujan, proses evakuasi akan dilanjutkan pada hari Minggu tanggal 10 Januari 2021 pukul 07.00 WIB.

Informasi yang diperoleh di lapangan, petugas masih melakukan pencairan karena tidak menutup kemungkinan masih ada korban yang tertimbun longsoran tanah. Selain itu, potensi terjadinya longsor susulan masih tinggi, mengingat pergerakan tanah terus terjadi di lokasi. @yus

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Suami Korban SJ 182 Ungkapkan Semula Sekeluarga Ikut Pesawat, tapi Tak Jadi Terkendala Tes Swab

Ming Jan 10 , 2021
Silahkan bagikanmoreVISI.NEWS – Rafiq Yusuf Al Idrus, suami dari satu di antara penumpang Sriwijaya Air SJ 182 atas nama Panca Widiya Nursanti menceritakan bahwa semula telah direncanakan liburan sekeluarga, namun terkendala aturan yang mewajibkan tes swab PCR sehingga hanya istrinya yang pulang ke Tegal, Jawa Tengah. “Kita sudah rencana melakukan […]