Viral di Medsos dan Banyak yang Berkunjung ke Rumahnya, Heni Alami Stres dan ASI pun Tak Keluar

Editor Heni dan bayi laki-lakinya yang dilahirkan tanpa kehamilan yang wajar./visi.news/ayi kuraesin.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Kabar seorang warga bernama Heni Nuraeni (30), warga Desa Mandalasari, Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat yang melahirkan normal dengan masa kehamilan 1 jam, menjadi perhatian warga dan unsur pemerintah setempat.

Mulai petugas medis puskesmas, unsur pemerintah, hingga warga yang berada di luar wilayah, terus berdatangan ke rumah Heni untuk membuktikan kebenaran kabar tersebut.

Bahkan, pegiat medsos (media sosial) pun tidak mau ketinggalan, mereka datang untuk mengambil kejadian aneh dan langka itu. Untuk selanjutnya ditayangkan di akun medsosnya.

Kondisi ini membuat sang ibu bayi shock dan stres. Bahkan Heni menangis histeris, tidak mau menerima tamu siapa pun yang datang, tak terkecuali keluarganya. Parahnya, kondisi itu menyebabkan air susunya tidak keluar sehingga Heni pun tak bisa menyusui anaknya.

“Kejadian melahirkan Teteh (Heni) membuat kondisi Teteh kaget dan shock. Ditambah dengan banyaknya yang datang semakin stres. Teteh kerap menangis histeris. Kondisi ini membuat ASI-nya tidak keluar,” kata adik kandung Heni, Seni Mahmuda (21) kepada wartawan di rumah Heni, Selasa (21/7).

Menurutnya, penyebab stres karena banyak pikiran dan shock akibat kejadian aneh tersebut. Ditambah Heni tak makan dan minum.

Pasca-mengalami kehamilan dan 1 jam kemudian melahirkan, kata Seni, kakaknya terlihat masih kebingungan. Bahkan saat ini, bayi yang dilahirkan oleh kakaknya terpaksa disusui sang bibi yang sedang menyusui anaknya berusia 8 bulan.

“Sekarang, bayi Teteh disusui oleh Bibi saya. Kebetulan Bibi sedang menyusui anaknya berusia 8 bulan,” kata Seni.

Dikatakan Seni, karena kondisi kejiwaan kakaknya merasa tertekan dan tidak stabil, pihaknya memohon jika tidak ada kepentingan, seyogianya jangan berkunjung.

“Sekarang tamu tak banyak yang datang. Alhamdulillah, mereka mengerti dengan kondisi kakak saya yang masih memprihatinkan,” ucapnya.

Baca Juga :  Kepala BPBD Kab Bandung Dorong Percepatan Normalisasi Sungai Cikeruh di Rancaekek

Seni berharap dengan kejadian ini masyarakat Tasikmalaya mengerti kondisi yang dialami oleh sang kakak.

Seperti diketahui sebelumnya, Heni Nuraeni (30), seorang ibu tiga anak asal warga Desa Mandalasari, Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, mendadak viral karena melahirkan anak ketiganya dengan proses mengandung hanya selama 1 jam.

Bayi laki-laki sekaligus anak ketiganya lahir dengan bantuan bidan desa, satu jam setelah merasakan perutnya kembung secara perlahan dan melahirkan pukul 21.30 WIB, Sabtu (18/7) lalu.

Perempuan bersuamikan Erik (38) tersebut, menggegerkan keluarga dan warga setempat yang menyaksikan kejadian yang dianggap aneh itu. @akr

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Hari ini, Lapang Latih Si Jalak Harupat akan Diresmikan

Sel Jul 21 , 2020
Silahkan bagikan Asisten Ekbang, “Kita akan hadirkan pemain legenda Persib” VISI.NEWS – Hari ini, Rabu 22 Juli 2020, rencananya lapang latih (soccer training) di kawasan Si Jalak Harupat (SJH) akan diresmikan. Hal itu disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Kabupaten Bandung H. Marlan, usai Rapat Pembahasan Persiapan Pengoperasian Angkutan Wisata […]