Wagub Jabar Resmikan TTQ GBM 21 Cicunuk

Wagub Jabar, jajaran Muspika Cileunyi, Pemdes Cinunuk, dan panitia foto bersama usai menandatangani prasasti TTQ, Sabtu (21/11/2020)./visi.news/yaso
Jangan Lupa Bagikan

– “Orang bisa berguna kalau memiliki ilmu. Bisa hidup dengan layak juga dengan ilmu. Memiliki ilmu harus dipersiapkan, caranya dengan belajar.”

VISI.NEWS – Wakil Gubernur Jabar, H. Uu Ruzhanul Ulum meresmikan pembangunan Taman Tahfidz Quran (TTQ) di Kompleks Griya Bukit RW 21 (GBM 21) Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupatèn Bandung, Jawa Barat, Sabtu (21/11/2020).

Peresmian TTQ itu ditandai dengan penandatanganan prasasti yang langsung dilakukan oleh H. Uu Ruzhanul Ulum disaksikan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI H. Ace Hasan Syadzily, Ketua Panitia Presemian TTQ H. Ajam Mustajam, jajaran Muspika Cileunyi, dan para tamu undangan lainnya.

Bupati Bandung H. Dagang M Naser yang tadinya direncanakan hadir dan turut menandatangani prasasti batal datang karena ada kegiatan yang tak bisa ditunda.

Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, kehadirannya untuk meresmikan TTQ itu merupakan bagian dari ikhtiar untuk mengakselerasikan visi misi Jawa Barat, yaitu Jabar juara lahir dan batin.

“Kalau seseorang memiliki visi dan misi, sarana dan prasarananya harus dipersiapkan,” kata Uu kepada wartawan usai meresmikan TTQ.

Untuk menuju juara lahir, imbuh Uu, persiapannya sudah dilakukan, yakni mulai pembangunan jalan, jembatan, sekolah, puskesmas, dan yang lainnya yang tertera dalam IPM (Indeks Pembangunan Manusia) seperti pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

“Untuk menuju juara batin pun harus dipersiapkan sarana dan prasarananya. Antara lain tempat ibadah, lembaga pendidikan agama, baik yang bersifat Taman Tahfiz, Taman Kanak-kanak, Taman Alquran, pesantren, madrasah diniyah, maupun yang lainnya,” ujarnya.

Sekarang ada pelaksanaan pembangunan sarana dan prasarana, imbuhnya, khususnya untuk juara dalam bidang batin, yaitu membangun TTQ.

“Oleh karena itu kehadiran saya ke sini, selain untuk memenuhi undangan juga sebagai bentuk ucapan terima kasih atas jasa masyarakat yang telah membangun dan mau melaksanakan pendidikan tahfiz,” tuturnya.

“Insyaallah pendidikan tahfiz sejak dini itu akan membuat karakter yang sangat luar biasa, khususnya dalam bidang moral dan akhlak. Pendidikan karakter intinya adalah moral. Moral bersumber dari keimanan dan ketakwaan,” sambungnya.

Lebih lanjut Wakil Gubernur Jabar menjelaskan tentang penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Ia mengatakan, masalah sekolah harus ada pengertian dari seluruh lapisan masyarakat karena yang namanya sekolah adalah penting.

“Tetapi untuk belajar saat ini, tak hanya belajar di kelas. Tetapi bisa belajar dengan cara media yang lain atau dengan cara daring,” ucapnya.

Artinya, sambung Uu Ruzhanul, kalau nanti pada tanggal 1 Januari atau awal 2021, dilakukan proses belajar mengajar merupakan hal yang biasa saja.

“Tidak menjadikan masalah. Termasuk hari ini, belajar masih melalui daring jangan dipermasalahkan dan itu masih bisa dilakukan. Hampir enam bulan para siswa belajar daring,” katanya.

Menurutnya, apa pun prosesnya, yang penting anak bisa belajar. Dengan harapan mereka memiliki kemampuan untuk masa yang akan datang.

“Anak-anak tersebut ke depan menjadi orang-orang yang berguna bagi bangsa, negara, dan agama. Karena orang bisa berguna kalau memiliki ilmu. Bisa hidup dengan layak juga dengan ilmu. Memiliki ilmu harus dipersiapkan, caranya belajar bisa melalui daring atau pendidikan langsung,” tuturnya.

Dikatakan Uu Ruzhanul Ulum, peryaratan kegiatan belajar mengajar dengan tatap muka itu semua kewenangannya diserahkan kepada para bupati dan wali kota di Jabar.

“Tapi bupati dan wali kota ini harus memenuhi persyaratan, antara lain daerahnya tidak termasuk daerah yang risiko tinggi penyebaran pandemi Covid-19,” katanya.

Uu Ruzhanul berharap, mudah mudahan bulan Desember 2020, vaksinasi mulai bisa dilaksanakan sehingga Januari 2021 bisa diprediksi, kapan berakhirnya pandemi Covid-19.

“Kalau hari ini belum karena belum dilaksanakan vaksinasi,” katanya.

Ia mengatakan, informasi dari Jakarta, di Jabar pada Desember ini bisa dilaksanakan vaksinasi. Menurutnya, untuk Jabar dan DKI Jakarta itu disiapkan 10 juta untuk melaksanakan vaksinasi.

“Nanti tinggal dihitung persentasenya, DKI Jakarta berapa dan Jabar berapa persentasenya. Untuk pertama akan dilaksanakan di Depok dulu yang akan melaksanakan vaksinasi sebanyak 10.000. Diutamakan para guru, mitra babinsa, bhabinkamtibmas, insan tenaga kesehatan, para kiai yang biasa bersentuhan dengan masyarakat banyak,” katanya.

Sementara itu, ketua panitia peresmian sekaligus penanggung jawab Pembangunan TTQ, H. Ajam Mustajam mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Jabar atas dana hibah untuk Pembangunan TTQ, termasuk Pemkab Bandung, dan seluruh warga GBM 21 atas dukungan, bantuan pikiran, tenaga, dan meterinya.

“Sangat berharap TTQ nantinya jadi sarana kegiatan keagamaan, sosial kemasyarakatan, olah raga, seni budaya dan lainnya,” harapnya. @yas

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Legenda Timnas Indonesia, Ricky Yacobi Tutup Usia

Sab Nov 21 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Legenda Timnas Indonesia, Ricky Yacobi, telah berpulang ke pangkuan Tuhan Yang Maha Esa, usai mengalami serangan jantung pada Sabtu (21/11/2020) pagi. Melansir bolalob.com, ia sempat bermain sepak bola dengan rekan-rekannya di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, pada pagi hari ini. Menurut beberapa laporan, sosok berusia 57 tahun […]