Wagub Lepas Kafilah Jabar ke MTQ Nasional di Kalimantan Selatan

Editor Wagub melepas Kafilah Jabar ke MTQ Nasional di Kalimantan Selatan./via jabar.kemenag.go.id/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BANDUNG – Wakil Gubernur Jawa Barata, Uu Ruzhanul Ulum, mengatakan, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) merupakan bentuk penghargaan pemerintah kepada umat Islam.

Karena itu, hendaknya kaum Muslim menjadikan kegiatan tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas keimanan dan prestasi dalam tilawah Al Quran.

“Dalam kaitan itu, kafilah dari Jawa Barat juga harus meningkatkan kemampuannya dalam setiap pergelaran MTQ tingkat nasional. Kalau pada MTQ yang lalu juara ketiga, ya sekarang harus naik kelas, lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya, di Gedung Sate, Jumat (07/10/2022), saat melepas kafilah Jabar untuk mengikuti MTQ ke-29 di Kalimantan Selatan, dilansir dari laman resmi Kanwil Kemenag Jabar.

Pada kesempatan itu hadir Asda Pemerintahan Hukum dan Kesra Dr. Ir. Dewi Sartika, Kepala Kanwil Kementerian Agama Jabar Drs. H. Ajam Mustajam, M.Si., Kabid Penais Zakat dan Wakaf Ohan Burhan, M.Pd., Kabid Penyelenggara Haji dan Umroh H. Boy Hari Novian. SH, MM, Kabid Pendidikan Madrasah H. Asep Lukman Hakim, S.Ag, M.Si., Ketua LPTQ Jabar Prof. Dr. KH. Badruzzaman dan Ketua Baznas Jabar H. Anang Jauharudin.

Menurut Wagub, upaya untuk meningkatkan ranking merupakan ikhtiar yang baik. Hal itu berarti ada proses yang terus-menerus untuk memperbaiki kualitas.

Meskipun demikian, Pemprov Jabar tidak memaksa agar kafilah Jabar menjuarai MTQ Tingkat Nasional, melainkan hanya sebuah keinginan yang wajar untuk disampaikan.

Uu Ruhzanul yakin kafilah MTQ dari Jabar sudah paham apa yang harus dilakukannya sebagai peserta. Mereka sudah mengasah kemampuannya dan tahu betul potensi dirinya.

Para peserta dan pembinanya benar-benar sudah siap. Sebab itulah Uu juga punya optimistis, Jawa Barat akan membawa trofi juara umum.

Baca Juga :  Wagub: Moral Kunci Sukses Dunia dan Akhirat

“MTQ membawa nilai-nilai syiar Islam. Karenanya niatkan peserta untuk ibadah. Kalau berangkat tidak niat ibadah, khawatir nanti akan jadi semacam permainan saja. Yakinkan dalam hati, demi syiar Islam. Maka, sebelum berangkat tanamnkan dulu jiwa ketauhidannya,” katanya.

Upaya terbaik

Sementara itu Kakanwil Kemenag Jabar Drs. H. Ajam Mustajam, M. Si., menjelaskan, pada dasarnya MTQ merupakan sarana tempat para ahli Al-Quran dari berbagai pelosok terhimpun dan berkonsentrasi dalam kebaikan melalui berbagai cabang yang ada.
Sebagai mediasi syiar Al Quran, MTQ tidak boleh terhalang apalagi terhenti oleh keadaan apa pun. Tetapi bisa menyesuaikan diri dan beradaptasi dengan kondisi yang dihadapi seperti situasi pandemi sekarang ini.

Dengan dukungan penuh dari Pemprov Jabar, LPTQ Jawa Barat dapat memainkan peran besar dalam turut mensukseskan berbagai program keagamaan.

Seperti program Magrib Mengaji , program Satu Desa Satu Hafiz, Jurnalistik Pesantren, dan Literasi Digital, Masjid Juara, dan Kerukunan Umat beragama.

Dengan membawa segala potensi yang dimiliki Jabar pada MTQ Nasional, kita meraih peringkat III bersama yaitu Jabar dan Jatim.

“Bismillah, kita akan melakukan yang terbaik, untuk masyarakat Jawa Barat. Terutama untuk Pak Gubernur, Pak Wagub, serta ibu Asda dan kita semua. Mudah -mudahan dengan ikhtiar dan upaya yang terbaik kita mendapatkan sesuai yang kita inginkan,” ucapnya.

“Mari kita bercita-cita memberikan kado terindah untuk ibu Asda yang sebentar lagi akan memasuki masa purnabakti di tahun depan, juga memberikan kado terindah untuk Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur yang akan mengakhiri periode jabatan,” tambahnya.

Sedangkan Asda Pemerintahan Hukum dan Kesra, Dr. Ir. Dewi Sartika berpesan supaya Kafilah Jabar menjaga protokol kesehatan, supaya tetap sehat sehingga dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab.

Baca Juga :  Polresta Bogor Kota Lauching Program "Patroli Sahabat Warga"

Kafilah Jabar ada 160 orang yang akan berangkat ke arena MTQ ke-29 di Kalimantan Selatan. Terdiri dari peserta, pembina, pendamping dan ofisial. Kafilah Jawa Barat akan mengikuti seluruh cabang yang dilombakan.

Para peserta membawa syiar Al Quran dan menjaga marwah Jawa Barat. Kafilah MTQ Jabar dan para pembinanya ingin juga memberikan yang terbaik untuk Jawa Barat.

“Juara lahirnya sudah melalui PON di Papua. Mudah-mudahan juara batinnya bisa kita capai melalui MTQ ini. Semuanya akan berikhtiar untuk mewujudkannya. Insyaallah akan menjadi yang terbaik di tingkat nasional,” tutur Dewi Sartika. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Masuki Musim Penghujan, Hindari Parkir di Bawah Pohon

Sab Okt 8 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | KOTA BANDUNG – Memasuki musim penghujan, para pengguna kendaraan bermotor diimbau untuk tetap waspada. Salah-satunya untuk menghindari parkir kendaraan di bawah pohon. Hal tersebut untuk mengantisipasi jika terjadi pohon tumbang sehingga kendaraan tetap aman terhindar dari kecelakaan. “Saat ini kondisi cuaca ekstrem. Angin besar juga hujan besar, […]