VISI.NEWS | KAB. BANDUNG – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menerima audiensi dari komunitas seni Sabtusore Teater yang tengah merancang pagelaran teater bertajuk ‘Sang Jalak Harupat’, Senin (23/6/2025).
Pertunjukan ini mengangkat kisah perjuangan pahlawan nasional asal Kabupaten Bandung, Otto Iskandardinata, yang dikenal sebagai tokoh berani dalam memperjuangkan hak rakyat di masa penjajahan.
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan Sabtusore Teater memaparkan sejumlah agenda penting, di antaranya rencana pelaksanaan pagelaran pada Oktober hingga November 2025, serta tujuan edukatif dari pertunjukan tersebut.
Pementasan ini diharapkan mampu memperkenalkan sosok Otto Iskandardinata kepada generasi muda, khususnya pelajar, sebagai inspirasi dalam memahami nilai-nilai perjuangan, keberanian, dan nasionalisme.
Selain menyampaikan gagasan utama cerita, audiensi juga membahas aspek teknis dan skenario pementasan, yang dirancang sebagai media edukasi kebudayaan lokal berbasis nilai-nilai historis.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Alie Syakieb memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif tersebut. Ia menyebut bahwa pelestarian nilai-nilai kepahlawanan sangat penting untuk membentuk karakter generasi muda.
Ia juga mengusulkan agar kisah Sang Jalak Harupat tidak hanya disampaikan melalui media teater, namun dikembangkan dalam bentuk film indie untuk menjangkau audiens yang lebih luas.
“Pendekatan visual dan sinematik sangat relevan bagi generasi sekarang. Kita harus mampu mengemas sejarah lokal secara kreatif agar lebih mudah dipahami dan dicintai anak muda,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Wakil Bupati menyarankan agar pementasan tersebut dikaitkan dengan momen peringatan Hari Pahlawan di bulan November, agar pesan moral dan semangat perjuangan lebih mengena di hati masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Bandung, lanjutnya, akan memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan pertunjukan ini, sebagai bentuk penghargaan terhadap warisan sejarah dan identitas lokal.
Ia berharap kolaborasi lintas sektor, termasuk komunitas seni, sekolah, dan instansi pemerintah, dapat menghidupkan kembali semangat kepahlawanan melalui panggung seni yang inspiratif. @ihda